Jorge Lorenzo Akui Teknik Khas Milik Valentino Rossi Mustahil Ditiru
Jorge Lorenzo dan Valentino Rossi
Berita MotoGP - Jorge Lorenzo dan Valentino Rossi pernah menjadi rival sengit sekaligus rekan setim di Yamaha. Di balik persaingan tersebut, Lorenzo ternyata sempat mencoba meniru salah satu teknik pengereman khas Rossi, tetapi justru menyadari ada faktor fisik yang membuatnya sulit melakukan hal serupa.
Jorge Lorenzo menghabiskan tujuh musim sebagai rekan setim Valentino Rossi di Yamaha. Persaingan keduanya menjadi salah satu cerita paling menarik dalam sejarah MotoGP, terutama ketika Lorenzo mulai mampu menantang dominasi sang legenda Italia.
Lorenzo bergabung ke kelas premier pada 2008, ketika Rossi sudah mengoleksi lima gelar juara dunia MotoGP. Pembalap Spanyol itu kemudian merebut gelar pertamanya pada 2010, sebelum kembali menjadi juara pada 2012 dan 2015.
Namun, di balik persaingan tersebut, Lorenzo ternyata tidak hanya memperhatikan hasil balapan Rossi. Ia juga berusaha mempelajari teknik berkendara sang rival, termasuk cara Rossi melakukan pengereman ketika memasuki tikungan.
Dalam wawancara di kanal YouTube Fast & Curious, Lorenzo mengungkap bahwa Rossi memiliki teknik yang sangat berbeda. Rossi disebut mulai memberikan tekanan pada rem depan bahkan ketika gas belum sepenuhnya ditutup saat melaju dalam kecepatan tinggi.
“Dengan Valentino, saya memang mencoba mengambil beberapa hal darinya,” kata Lorenzo.
“Ada beberapa hal yang mustahil dilakukan. Misalnya, ketika dia melaju penuh di gigi keenam, sebelum benar-benar menutup gas, dia sudah mulai sedikit menggunakan rem depan.”
Menurut Lorenzo, teknik tersebut membuat Rossi mampu memperoleh keuntungan waktu sekitar dua persepuluh detik ketika memasuki tikungan.
Namun, Lorenzo tidak bisa begitu saja menirunya. Ia menyebut ukuran tangan Rossi yang lebih besar menjadi salah satu faktor yang membuat teknik tersebut lebih mudah dilakukan oleh The Doctor.
“Ketika saya mencoba melakukannya, saya menyadari bahwa itu secara fisik tidak mungkin karena tangannya jauh lebih besar, sehingga teknik tersebut jauh lebih mudah baginya,” ujar Lorenzo.
Lorenzo akhirnya harus menggunakan cara berbeda ketika memasuki tikungan. Ia mengaku selalu perlu menutup gas terlebih dahulu sebelum mulai mengerem.
Meski gagal meniru teknik tersebut, Jorge Lorenzo tetap mengakui bahwa dirinya berhasil mempelajari sejumlah hal lain dari Rossi.
Menurutnya, kemampuan Rossi melakukan pengereman lebih awal ketika memasuki tikungan membuatnya memiliki keunggulan tersendiri. Teknik itu bahkan disebut membutuhkan bakat alami dalam menghubungkan respons tubuh dengan otak.
“Jadi, dia mendapatkan dua persepuluh detik saat memasuki tikungan, sesuatu yang mustahil ditiru pembalap lain,” tutur Lorenzo.
Artikel Tag: Jorge Lorenzo, Valentino Rossi