Jonatan Christie Gunakan Laga Versus Aljazair Untuk Adaptasi
Jonatan Christie jadikan laga versus Aljazair sebagai pemanasan. (Gambar: PBSI)
Berita Badminton Indonesia : Pebulutangkis tunggal putra Indonesia yaitu Jonatan Christie menjadikan laga versus Aljazair sebagai bentuk adaptasi di Thomas Cup 2026. Jonatan harus menyesuaikan gaya bermain dengan shuttlecock yang berbeda dari latihan.
Melawan Adel Hamek, Jonatan Christie berhasil menang sangat mudah dengan skor akhir 21-8 dan 21-16. Bicara soal kemenangan mudah, itu Jonatan mengatakan bahwa fokusnya hanyalah menyesuaikan diri dengan lapangan dan shuttlecock.
"Hari ini coba adaptasi sama situasi lapangan, terus juga bola karena speednya lumayan beda. Dari kemarin Training Camp, lalu jajal lapangan dan hari ini. Yang dipakai agak sedikit lebih cepat jadi itu beberapa kali adaptasi untuk cari tahu pola apa sih yang tepat, yang pas buat kondisi seperti ini. Karena tadi saya bilang bolanya itu agak sedikit cepat jadi memang harus inisiatif dari permainan depannya. Harus lebih kita yang pegang supaya lawan terus berada situasi yang terus keserang," ucap Jonatan saat diwawancara oleh media setempat.
"Ini pengalaman pertama juga main Thomas Cup 2026 sebagai tunggal pertama. Memang ada satu tanggung jawab juga pastinya tapi saya coba untuk semaksimal mungkin menampilkan terbaik. Yang penting aura positif untuk fighting spiritnya, semangatnya agar menular ke teman-teman yang akan bermain berikutnya," pungkasnya sekali lagi.
Selanjutnya, Indonesia akan berhadapan dengan Thailand di Hari Minggu. Thailand sendiri baru saja memenangi laga perdananya juga melawan Prancis. Artinya, laga di Hari Minggu akan sangat berat bagi merah putih.
Artikel Tag: PBSI, Jonatan Christie