☰
Kanal
✕

John Herdman Ingin Segera Temukan Suksesor Joey Pelupessy di Lini Tengah

Penulis: Abdi Ardiansyah
20 Okt 2026, 10:05 WIB

John Herdman dan Joey Pelupessy

Berita Timnas - Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, menegaskan regenerasi pemain menjadi bagian penting dari rencana jangka panjang skuad Garuda. Ia mengakui lini tengah perlu mendapat perhatian, mengingat Joey Pelupessy yang menjadi andalan selama FIFA ASEAN Cup 2026 kini telah berusia 33 tahun.

Joey Pelupessy menjadi salah satu pemain penting dalam keberhasilan Timnas Indonesia menjuarai FIFA ASEAN Cup 2026. Pengalamannya di lini tengah membuat gelandang Lommel SK tersebut menjadi pilihan utama Herdman selama turnamen.

Namun usia Pelupessy menjadi salah satu alasan mengapa regenerasi perlu dipersiapkan sejak sekarang. Jika Indonesia lolos ke Piala Dunia 2030, pemain yang pernah memperkuat Sheffield Wednesday itu akan berusia 37 tahun.

John Herdman tidak ingin Timnas Indonesia bergantung terlalu lama pada pemain yang sama. Meski demikian, ia optimistis Indonesia memiliki cukup banyak potensi untuk menemukan penerus di berbagai posisi, termasuk lini tengah.

"Menurut saya, lini tengah adalah posisi yang penting. Tetapi saya sungguh yakin bahwa kita akan menemukan pemain-pemain lain yang akan muncul," ujar Herdman dalam wawancara dengan Kompas.com.

Ia menilai perkembangan pemain Indonesia dalam beberapa tahun terakhir menjadi alasan untuk tetap optimistis. Herdman mencontohkan munculnya sejumlah nama seperti Calvin Verdonk, Jay Idzes, Ole Romeny, hingga Mitchell Baker yang masih berusia 19 tahun dan memiliki tinggi sekitar dua meter.

Menurut Herdman, proses regenerasi tidak bisa hanya mengandalkan satu jalur. Ia ingin memperluas pemantauan pemain melalui kompetisi domestik, kelompok usia, serta pencarian talenta keturunan Indonesia yang berkarier di luar negeri.

"Semakin kuat liganya, akan semakin banyak pemain muda yang muncul dari sistem kita," kata Herdman.

Untuk mendukung rencana tersebut, Herdman menjelaskan pentingnya koordinasi antarkelompok usia. Ia menyoroti peran Nova Arianto dalam mengidentifikasi pemain muda yang sudah siap naik ke level lebih tinggi, termasuk menuju Timnas U-23. Pemantauan langsung oleh pemandu bakat juga diperlukan untuk menyusun profil pemain, khususnya mereka yang masih berusia di bawah 23 tahun.

Selain kompetisi lokal, pencarian pemain diaspora di Eropa dan Amerika Utara tetap menjadi bagian dari strategi Herdman. Menurutnya, pemantauan terhadap pemain keturunan Indonesia dapat memperluas pilihan pemain yang tersedia bagi tim nasional.

Herdman juga menyinggung kemungkinan hadirnya pemain yang sedang mendekati persyaratan untuk membela Timnas Indonesia, termasuk Taisei Marukawa. Namun, peluang seorang pemain untuk memperkuat Garuda tetap bergantung pada pemenuhan persyaratan kewarganegaraan dan aturan kelayakan FIFA.

Dengan pendekatan tersebut, John Herdman ingin membangun jalur regenerasi yang lebih luas, dari kompetisi domestik hingga kelompok usia dan diaspora. Tujuannya bukan hanya mencari pengganti Joey Pelupessy, melainkan memastikan Timnas Indonesia memiliki pilihan pemain yang memadai untuk menghadapi agenda internasional dalam jangka panjang.

Artikel Tag: Timnas Indonesia, John Herdman, Joey Pelupessy, FIFA ASEAN Cup

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru