Jesse Marsch Haru Lihat Stephen Eustaquio Jadi Pahlawan Kanada
Stephen Eustaquio diberi pujian orang Jesse Marsch. (Foto: Eric Verhoeven/Soccrates/Getty Images)
Berita Piala Dunia: Jesse Marsch membawa Kanada menyingkirkan Afrika Selatan setelah menang 1-0 pada babak 32 besar Piala Dunia 2026 yang berlangsung Senin (29/6/2026) dini hari WIB. Gol semata wayang Stephen Eustaquio pada menit kedua injury time memastikan Kanada melaju ke babak 16 besar dan akan menghadapi Belanda atau Maroko pada pertandingan berikutnya.
Gol kemenangan tersebut memiliki makna emosional bagi Stephen Eustaquio. Gelandang berusia 29 tahun itu kehilangan ibunya pada April 2023 dan ayahnya pada Mei 2024. Di tengah duka yang pernah dialaminya, ia tampil sebagai penentu kemenangan Kanada melalui tendangan setengah voli dari luar kotak penalti pada masa tambahan waktu.
Momen tersebut membuat Jesse Marsch ikut terharu melihat perjuangan anak asuhnya. Dalam konferensi pers usai pertandingan, ia mengatakan, "Saya tidak bisa memikirkan orang yang lebih pantas mendapatkan momen seperti itu di antara begitu banyak pribadi luar biasa dalam tim ini. Mungkin Steph adalah sosok yang paling pantas. Saya sangat bahagia untuknya."
Marsch juga menilai Eustaquio merupakan salah satu pemimpin yang paling memahami identitas permainan Kanada. Ia mengatakan, "Steph adalah salah satu pemain yang paling bisa diandalkan dan benar-benar memahami apa yang ingin kami capai sebagai sebuah tim. Kami selalu berbicara tentang pentingnya tetap tenang. Sangat menyenangkan melihatnya tetap berpikir jernih pada momen itu dan memilih cara terbaik untuk melepaskan tendangan agar bola masuk ke gawang."
Kemenangan dramatis tersebut diyakini akan memberikan dampak besar bagi sepak bola Kanada. Selain itu, Jesse Marsch mengaku perpindahan lokasi pertandingan dari Kanada ke Amerika Serikat tidak mengganggu persiapan tim karena mereka sudah terbiasa memainkan banyak pertandingan di sana.
Berbicara mengenai langkah Kanada selanjutnya, Marsch menegaskan timnya siap menghadapi siapa pun. Ia mengatakan, "Saya merasa kami tidak memiliki beban dan akan memberikan segalanya untuk mencari cara meraih kemenangan. Maroko adalah raksasa modern, sedangkan Belanda merupakan raksasa tradisional, tetapi kami siap menghadapi tantangan itu."
Artikel Tag: Afrika Selatan, Piala Dunia, Kanada, Piala Dunia 2026, Jesse Marsch