Jermall Charlo Bidik Dominasi Kelas Menengah Super
Jermall Charlo
Berita Tinju - Jermall Charlo ingin menjadikan fase akhir kariernya sebagai kesempatan untuk merebut gelar dunia di kelas ketiga. Mantan juara dunia kelas welter super dan kelas menengah itu kini membidik persaingan di kelas menengah super, yang juga menjadi panggung bagi Saul Canelo Alvarez.
Charlo akan kembali naik ring menghadapi petinju Australia, Koen Mazoudier, pada 17 Oktober 2026 di Las Vegas. Pertarungan 10 ronde tersebut menjadi bagian dari undercard duel Sebastian Fundora melawan Ermal Hadribeaj untuk gelar WBC kelas welter super.
Pertarungan melawan Mazoudier seharusnya berlangsung pada Juli lalu di Australia, tetapi Charlo terkendala masalah visa sehingga laga harus ditunda. Ia terakhir bertanding pada Mei 2025 ketika menghentikan Thomas LaManna pada ronde keenam.
Charlo kini memiliki rekor sempurna 34 kemenangan tanpa kekalahan, termasuk 23 kemenangan melalui knockout. Petinju berusia 36 tahun itu mengakui kariernya mulai memasuki tahap akhir, sehingga ia ingin memaksimalkan setiap kesempatan yang tersisa.
“Saya ingin menantang diri sendiri. Ini adalah perjalanan terakhir saya dan saya memberikan seluruh kemampuan yang saya punya,” ujar Charlo kepada The Ring.
Target Charlo bukan sekadar kembali aktif. Ia ingin berhadapan dengan petinju papan atas di kelas menengah super dan berusaha merebut gelar dunia untuk ketiga kalinya dalam kariernya.
“Petinju yang sekarang berada di divisi ini tahu siapa saya. Mereka tahu kemampuan dan apa yang saya miliki. Tinggal bagaimana membawa mereka ke ring dan menciptakan sejarah,” kata Charlo.
“Kami tidak akan terus menunggu orang orang yang berada di puncak. Saya hanya menginginkan petarung terbaik. Di mana pun mereka berada, saya siap. Saya masih baru di 168 pon dan saya datang untuk mengambil alih divisi ini,” lanjutnya.
Ambisi tersebut datang ketika Canelo juga bersiap kembali memperebutkan gelar WBC kelas menengah super. Canelo akan menghadapi juara dunia Christian Mbilli pada 31 Oktober di Riyadh, Arab Saudi, dalam pertarungan yang menjadi laga pertamanya setelah kalah dari Terence Crawford pada September 2025 dan menjalani operasi siku.
Charlo sendiri sebelumnya sudah menyatakan keinginannya menghadapi sejumlah nama besar di kelas 168 pon. Jika mampu melewati Mazoudier, ia berpeluang kembali bertanding sebelum akhir tahun sebagai bagian dari upayanya mengejar gelar dunia ketiga.
Dengan Canelo, Mbilli, serta sejumlah petinju top lain yang berada di kelas menengah super, Jermall Charlo kini memiliki target yang jelas. Pertarungan melawan Mazoudier akan menjadi langkah berikutnya untuk membuktikan apakah ambisinya merebut kembali posisi di antara elite divisi tersebut dapat terwujud.
Artikel Tag: saul canelo alvarez, Jermall Charlo, Kelas Menengah Super