Jelang Final Wimbledon, Alexander Zverev Tetap Fokus Dan Penuh Ambisi
Alexander Zverev [image: getty images]
Berita Tenis: Ketika Alexander Zverev akhirnya memenangkan gelar Grand Slam pertama yang telah lama ia nantikan di French Open bulan lalu, rasanya seperti ia menaklukkan satu gunung yang telah mendefinisikan kariernya.
Satu bulan kemudian, ambisi itu jelas masih ada. Petenis yang belum pernah melampaui babak keempat Wimbledon, kini melenggang ke final pertama dalam kariernya di Grand Slam tersebut usai mengalahkan petenis tuan rumah, Arthur Fery dan kini terpaut satu kemenangan lagi untuk memenangkan gelar Grand Slam secara beruntun.
“Saya tetap fokus, saya tetap berambisi,” aku Zverev. “Saya ingin lebih. Saya ingin terus bermain di level terbaik dan terus menang. Saya harap saya bisa melakukannya dan sekali lagi pada hari Minggu (12/7) saya akan mendapatkan peluang besar lainnya.”
Jika petenis unggulan kedua memenangkan final Wimbledon musim ini, ia akan menjadi petenis putra pertama di Open Era yang memenangkan gelar Grand Slam kedua langsung setelah memenangkan gelar Grand Slam pertama.
Namun, tantangan yang dihadapi jelas lebih besar. Berdiri di seberang net petenis berkebangsaan Jerman untuk final di London musim ini adalah juara bertahan, Jannik Sinner yang unggul 10-4 dalam head to head mereka.
Akan tetapi, ada sesuatu yang berubah dalam diri juara Olimpiade di Tokyo tahun 2021. Memenangkan gelar Grand Slam pertama dalam kariernya telah memberinya lebih dari sekadar trofi. Itu telah memberinya keyakinan bahwa ia mampu tampil maksimal di momen-momen terbesar.
“Begitu anda memenangkan gelar Grand Slam, anda tahu bagaimana melakukannya dan anda merasa anda bisa melakukannya lagi. Anda memiliki perasaan ini di dalam diri anda. Saya merasa telah banyak berlatih untuk meningkatkan permainan saya. Saya merasa permainan saya telah membaik,” tutur Zverev.
Seberat apa pun tantangan di final bagi petenis peringkat 3 dunia, ia menegaskan bahwa terkadang rumus di balik kesuksesan sangat sederhana.
“Ketika anda meningkatkan pukulan forehand, backhand, servis, dan pengembalian anda, anda akan memenangkan lebih banyak pertandingan. Terkadang sesederhana itu,” tukas Zverev.
“Anda bisa membicarakan hal-hal mental, anda bisa membicarakan situasi tertentu, perubahan pelatih, atau apa pun. Tetapi jika anda berkembang sebagai petenis dan anda membuat keputusan sebagai petenis untuk berkembang, anda akan berprestasi dengan lebih baik di turnamen.”
Artikel Tag: wimbledon, alexander zverev, Jannik Sinner, Arthur Fery