Kanal

Jelang All England, Tim Indonesia Berlatih Bersama Timnas AS dan Inggris

Penulis: Yusuf Efendi
27 Feb 2026, 17:45 WIB

Raymond Indra-Nikolaus Jaoquin/[Foto:PBSI]

Inggris - Setelah sampai di Milton Keynes, skuad bulu tangkis Indonesia langsung menggelar latihan bersama keesokan harinya difokuskan pada pemulihan energi pasca perjalanan jauh dari Tanah Air.

Aklimatisasi ini akan berlangsung selama beberapa hari yang diharapkan mampu beradaptasi cuaca dengan baik sebelum ke Birmingham Arena, karena jaraknya juga tidak terlalu jauh dengan Milton Keynes.

Aklimatisasi di Milton Keynes juga menyediakan fasilitas yang cukup lengkap baik ruang fitness maupun latihan yang hampir mirip dengan Pelatnas Cipayung.

"Kami memilih tempat ini karena pertama jarak dari Birmingham tidak terlalu jauh dan fasilitasnya cukup lengkap," kata manajer tim bulu tangkis Indonesia, Shendy Puspa Irawati, melalui siaran pers Humas PP PBSI pada Kamis (26/2).

"Area ini ada penginapan setara hotel bintang tiga yang bagus, nyaman untuk anak-anak beristirahat. Ada ruang fitness, tempat latihan dengan kapasitas 10 lapangan, juga restoran. Semua berada dalam jarak tidak sampai 100 meter sehingga sama saja seperti di pelatnas Cipayung," jelasnya.

Selain itu, Aklimatisasi ini juga akan dilakukan sesi sparing partner bersama para pemain dari tuan rumah Inggris maupun Amerika Serikat yang secara kebetulan juga menggelar latihan di Milton Keynes.

"Karena berbagi lapangan dengan tim Inggris dan tim Amerika Serikat yang juga sedang latihan di sini maka sore nanti dan besok pagi, kami akan menggelar latihan bersama dengan mereka," katanya.

Sebelumnya tim bulu tangkis Indonesia terlebih dahulu akan menjalani aklimatisasi di Kota Milton Keynes yang merupakan pusat training camp sebelum terjun ke Tour Eropa dimulai pekan depan di All England.

"Aklimatisasi menjadi faktor krusial. Tim akan menjalani program aklimatisasi pada 24–28 Februari 2026 di Milton Keynes, yang berjarak sekitar 120 kilometer di sebelah selatan Birmingham. Selanjutnya, pada 1 Maret, tim akan berpindah ke kota Birmingham agar para atlet memiliki waktu adaptasi yang optimal dengan venue pertandingan," jelas Eng Hian melalui siaran pers Humas PP PBSI pada Minggu (22/2) siang.

Aklimatisasi tentu diperlukan oleh para pemain untuk menjaga kondisi lebih baik, adaptasi cuaca lebih dini hingga bisa bertarung secara maksimal di All England nanti.

"Kami ingin pemain benar-benar siap saat memasuki arena, baik secara fisik, teknis, maupun mental," tegasnya.

Artikel Tag: Badminton Indonesia, eng hian, Nikolaus Joaquin, Raymond Indra, All England 2026

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru