Jegal Yuliia Starodubtseva, Jessica pegula Pertahankan Gelar Di Charleston
Jessica Pegula [image: getty images]
Berita Tenis: Jessica Pegula harus melalui empat laga tiga set secara beruntun demi melenggang ke final Charleston Open musim 2026 untuk melawan Yuliia Starodubtseva.
Pada akhirnya, petenis tuan rumah menyimpan permainan terbaiknya ketika ia paling membutuhkannya. Ia membungkam petenis berkebangsaan Ukraina, Starodubtseva yang melakoni final turnamen WTA untuk kali pertama dalam kariernya, dengan hasil yang lebih meyakinkan 6-2, 6-2 setelah 1 jam 22 menit, kemenangan yang mengantarkannya mempertahankan gelar Charleston Open. Ia pun menjadi petenis pertama yang menorehkan pencapaian tersebut sejak Serena Williams pada musim 2023.
“Terima kasih kepada para penggemar yang mendukung saya di sepanjang pekan,” seru Pegula. “Ada banyak laga tiga set. Ini telah menjadi pekan yang panjang bagi saya dan anda semua membantu saya melalui semua pertandingan setiap harinya. Jadi, terima kasih banyak. Saya merasa sangat senang bermain di sini.”
Kemenangan tersebut juga mengantarkan petenis unggulan pertama memenangkan gelar kedua pada musim 2026 setelah ia memenangkan gelar turnamen WTA level 1000 di Dubai pada bulan Februari sekaligus menjadi gelar nomor tunggal ke-11 dalam kariernya. Kini, ia mencatatkan 11-1 di final nomor tunggal dan mengungguli petenis putri lain pada musim ini dengan mengantongi 24 kemenangan.
Berbicara tentang angka 11, jumlah tersebut juga menjadi jumlah jam yang petenis tuan rumah habiskan di Charleston Open musim ini, tepatnya 11 jam 22 menit. Perjalanannya dimulai dengan kemenangan yang diperjuangkan selama 3 jam 10 menit atas petenis berkebangsaan Kazakhstan, Yulia Putintseva.
Sementara kemenangan atas Elisabetta Cocciaretto, Diana Shnaider, dan Iva Jovic hanya menambah panjang daftar laga maraton yang ia lakoni, hal tersebut tidak terlihat di final Charleston Open. Ia sempat tertinggal dengan 1-2, tetapi ia menyambar lima game berikutnya demi memenangkan set pertama dalam waktu kurang lebih selama 30 menit.
Titik balik terjadi pada kedudukan 2-2, ketika pengembalian forehand Starodubtseva yang meleset ke lapangan terbuka memberi petenis unggulan pertama sedikit celah pada kedudukan 30/30. Kesalahan forehand lain memberinya peluang break point dan meskipun ia tidak mampu memanfaatkannya, kesalahan ketiga dari sisi yang sama oleh petenis berkebangsaan Ukraina memberi petenis unggulan pertama kesempatan untuk mematahkan servis lawan.
Starodubtseva memperlihatkan daya juang dengan mengamankan tiga peluang match point, tetapi pada akhirnya, ia tidak mampu menahan petenis tuan rumah untuk mengkonversi peluang match point keempat.
“Selamat kepada Yuliia,” tutur Pegula. “Permainan tenis yang luar biasa pada pekan ini. Semoga sukses selalu untukmu dan timmu. Dan jika ada yang belum tahu, ia memiliki kisah yang menakjubkan. Jadi, saya mendorong kalian untuk mengenalnya lebih jauh dan terus menyemangatinya.”
Artikel Tag: Jessica Pegula, Charleston Open, Yuliia Starodubtseva