☰
Kanal
✕

Jake Paul Janji Gantung Sarung Tinju jika Dikalahkan Cédric Doumbé

Penulis: Hanif Rusli
07 Nov 2026, 15:39 WIB

Jake Paul (kiri) dan Cédric Doumbé. (Foto: Fight TV)

Jake Paul berjanji akan mengakhiri karier tinjunya jika kalah dari mantan juara dunia kickboxing Cédric Doumbé dalam pertarungan yang dijadwalkan berlangsung pada 24 Desember di Dubai, Uni Emirat Arab.

Paul (12-2, 7 KO) akan menghadapi petarung asal Prancis tersebut dalam duel tinju profesional 10 ronde di kelas penjelajah (cruiserweight).

Pertarungan itu sekaligus menjadi penampilan pertamanya sejak mengalami kekalahan knockout dari Anthony Joshua pada Desember tahun lalu yang mengakibatkan rahangnya patah.

Dalam video yang diunggah melalui kanal YouTube miliknya, petinju berusia 29 tahun itu menegaskan kekalahan dari Doumbé akan membuatnya gantung sarung tinju.

"Jika dia menang, saya akan menggantung sarung tinju dan mengakhiri semuanya. Namun, jika dia kalah, pria yang menyebut dirinya 'The Best' baru saja dihajar seorang YouTuber dengan rahang titanium," kata Jake Paul.

Ia juga melontarkan tantangan kepada Doumbé dengan menyatakan keyakinannya mampu menang knockout dan mempermalukan lawannya pada malam Natal.

Paul bahkan memastikan pertarungan tersebut tidak akan berlangsung hingga seluruh ronde berakhir.

Doumbé, 34, merupakan mantan juara dunia kickboxing yang memiliki pengalaman bertanding dalam berbagai disiplin olahraga tarung.

Petarung Prancis itu mencatatkan enam kemenangan dan satu kekalahan dalam karier seni bela diri campuran (MMA). Ia juga pernah menjalani satu pertarungan tinju profesional pada 2015 dan berhasil meraih kemenangan.

Meski memiliki pengalaman panjang di kickboxing dan MMA, Doumbé belum pernah bertanding dalam olahraga tarung sejak Mei 2024.

Duel melawan Jake Paul akan menjadi kesempatan baginya untuk kembali berkompetisi setelah lebih dari dua tahun absen.

Sementara itu, Paul mengungkapkan bahwa dirinya sempat mempertimbangkan pensiun setelah kekalahan dari Joshua.

Cedera rahang yang dialaminya mengharuskan ia menjalani beberapa operasi pada Desember dan Februari

Paul mengatakan cedera tersebut membuatnya kesulitan menjalani aktivitas sehari-hari. Ia bahkan tidak bisa makan selama beberapa pekan dan mengalami kesulitan berbicara maupun tersenyum.

"Sejujurnya, setelah menghadapi Joshua, sebagian diri saya sempat berpikir untuk berhenti dan tidak pernah bertinju lagi. Dia mematahkan rahang saya. Sekarang ada dua pelat titanium di mulut saya," ujar Paul.

Ia mengaku menghabiskan banyak malam dengan berbaring dan mempertanyakan apakah masih ingin melanjutkan karier tinjunya.

Namun, setelah melalui masa pemulihan, Paul memastikan dirinya masih memiliki motivasi untuk kembali bertarung.

"Saya masih ingin melakukan ini. Saya bukan pengecut," katanya.

Dengan mempertaruhkan kelanjutan kariernya, Jake Paul kini menghadapi tekanan tersendiri menjelang duel melawan Doumbé.

Kemenangan akan membuka jalan baginya untuk melanjutkan ambisi di dunia tinju, sedangkan kekalahan berarti akhir dari perjalanan profesionalnya.

Artikel Tag: Anthony Joshua, Jake Paul

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru