Jake Paul Jadwalkan Kembali Naik Ring pada 24 Desember di Dubai
Jake Paul terakhir kali naik ring saat menghadapi Joshua dalam duel kelas berat di Miami pada 19 Desember 2025. (Foto: Fight TV)
Petinju sekaligus kreator konten Jake Paul akan kembali bertanding pada 24 Desember di Dubai, Uni Emirat Arab, hampir setahun setelah mengalami patah rahang dalam kekalahan dari Anthony Joshua.
Most Valuable Promotions (MVP) mengumumkan pada Kamis (29/10) lalu bahwa Paul akan menjadi petinju utama dalam acara yang digelar pada malam Natal tersebut. Nama lawannya akan diumumkan kemudian.
Jake Paul, yang memiliki rekor 12 kemenangan dan dua kekalahan dengan tujuh kemenangan melalui knockout (KO), terakhir kali naik ring saat menghadapi Joshua dalam duel kelas berat di Miami pada 19 Desember 2025.
Dalam pertarungan itu, Joshua menghentikan Paul pada ronde keenam.
Kekalahan tersebut membuat Paul mengalami patah rahang di dua bagian dan harus menjalani beberapa operasi pada Desember 2025 serta Februari 2026.
Awal bulan ini, petinju berusia 29 tahun itu akhirnya mendapat izin untuk kembali menjalani latihan dengan kontak penuh.
Paul menyatakan dirinya siap memulai babak baru dalam karier tinjunya dan tidak kehilangan keyakinan terhadap kemampuannya meski mengalami cedera serius.
"Saya menghabiskan waktu bertahun-tahun untuk membuktikan orang lain salah, mengambil risiko, dan menguji kemampuan melawan lawan yang tidak pernah dibayangkan orang akan saya hadapi," kata Paul dalam pernyataan resmi.
"Tidak ada yang terjadi sejauh ini yang mengubah keyakinan saya terhadap diri sendiri maupun tujuan yang sedang saya kejar. Saya semakin lapar akan kemenangan dan pada Kamis, 24 Desember, saya kembali ke ring di Dubai untuk memulai babak berikutnya dalam perjalanan saya."
Jake Paul juga mengisyaratkan bahwa sejumlah nama telah masuk dalam daftar calon lawannya.
Sebelumnya, ia menyebut beberapa petinju yang ingin dihadapinya, termasuk juara dunia tinju saat ini maupun mantan juara seperti Canelo Alvarez, Ryan Garcia, dan Deontay Wilder.
Selain petinju profesional, Paul juga mempertimbangkan pertarungan melawan sejumlah petarung seni bela diri campuran (MMA), antara lain Conor McGregor, Nate Diaz, Francis Ngannou, dan Darren Till.
Namun, salah satu pendiri MVP, Nakisa Bidarian, telah menyatakan bahwa Ngannou bukan pilihan untuk menjadi lawan Paul dalam waktu dekat.
Di sisi lain, Bidarian mengungkapkan ketertarikannya untuk mempertemukan Paul dengan Till, mantan penantang gelar kelas welter UFC.
Bidarian menilai keputusan Paul kembali bertanding menunjukkan tekadnya untuk melanjutkan karier tinju setelah cedera berat.
"Sekitar 12 bulan lalu, dia mengalami patah rahang di dua bagian saat menghadapi juara dunia kelas berat dua kali. Sejak itu, banyak orang meragukan keinginan atau kebutuhannya untuk kembali bertinju. Sekarang dia kembali, dan itu menjelaskan segalanya tentang daya saing Jake Paul serta betapa dia mencintai olahraga ini," ujar Bidarian.
Sebelum kalah dari Joshua, Jake Paul mencatat enam kemenangan beruntun.
Salah satu pertarungan terbesarnya dalam periode tersebut adalah duel melawan mantan juara dunia kelas berat Mike Tyson yang disiarkan Netflix pada November 2024.
Artikel Tag: Anthony Joshua, Mike Tyson, Jake Paul