Jajaki Sponsor Baru dengan Rumah Judi, Inter Milan Terganjal Aturan Ini
Dilaporkan sedang menjajaki kerja sama dengan salah satu rumah judi asal Malta, Inter Milan terganjal aturan khusus bagi klub kontestan Serie A / via Getty Images
Berita Serie A: Inter Milan dilaporkan sedang membangun komunikasi dengan rumah judi asal Malta yaitu Betsson Group mengenai kerja sama sponsorship. Akan tetapi, ada peraturan khusus di Italia yang harus dihadapi kedua belah pihak jika deal ini tercapai.
Melansir laporan terbaru dari La Gazzetta dello Sport, surat kabar kenamaan Italia ini mengabarkan kalau negosiasi antara Inter Milan dan Betsson Group ini sudah hampir mencapai titik terakhir.
Betsson disebut siap menggelontorkan uang sebesar 30 juta Euro (Rp 506 miliar) per musim bagi Inter, dengan syarat logo perusahaan mereka terpampang di bagian dada jersey Nerazzurri.
Permintaan inilah yang berpotensi menimbulkan polemik. Sebab jika mengacu pada aturan dari Lega Serie A, klub kasta teratas Liga Italia dilarang keras memiliki sponsor rumah judi.
Betsson Group sendiri kebetulan adalah rumah judi yang fokus pada segmen online gambling, poker dan kasino.
Perusahaan yang berdiri sejak tahun 1963 ini sudah mensponsori klub Italia lainnya, yaitu Messina yang saat ini mentas di Serie C.
Masih perlu kejelasan lagi apakah Inter diperbolehkan mengikuti jejak Messina disponsori oleh Betsson.
Namun otoritas di Italia sudah tegas menyatakan kalau tim-tim di Serie A dilarang untuk memasang logo rumah judi demi menekan angka kecanduan judi di negeri pizza.
Bukan hanya orang biasa saja, sebab pemain top seperti Sandro Tonali pun juga kecanduan judi dan gelandang Newcastle itu kini bahkan harus di-skorsing larangan main akibat kebiasaan buruknya itu.
Artikel Tag: Inter Milan, Serie A