☰
Kanal
✕

Jadi Finalis Inggris Pertama Di Wuhan Open, Sonay Kartal Merasa Bangga

Penulis: Dian Megane
18 Okt 2026, 10:58 WIB

Sonay Kartal [image: getty images]

Berita Tenis: Petenis berkebangsaan Inggris, Sonay Kartal berhasil mengalahkan petenis berkebangsaan Latvia Jelena Ostapenko dengan dua set langsung di semifinal Wuhan Open musim 2026.

Petenis berkebangsaan Inggris harus berjuang keras demi mengamankan satu tempat di final Wuhan Open, karena lawannya yang pernah menjuarai French Open, Ostapenko terus memberikan tekanan maksimal. Petenis berkebangsaan Latvia sempat memiliki peluang untuk memenangkan set pertama maupun set kedua, tetapi gagal memanfaatkannya, yang membuat sang petenis semakin merasa frustrasi.

Petenis berusia 24 tahun memenangkan pertandingan tersebut setelah tampil jauh lebih tangguh dalam dua babak tiebreak sekaligus melaju ke final terbesar dalam kariernya sampai sejauh ini, sebuah pencapaian yang diraih hanya dalam turnamen ketiga yang ia ikuti setelah absen selama enam bulan akibat cedera. Ia pun merasa sangat senang dengan hasil tersebut serta performa yang ia tunjukkan.

“Wah, itu mungkin salah satu pertandingan tersulit yang pernah saya jalani. Saya tahu persis bagaimana ia akan bermain. Terkadang ia tampil begitu hebat hingga sulit sekali dilawan dan dalam situasi seperti itu, kita hanya perlu bertahan menghadapinya. Secara mental, menurut saya ini adalah salah satu penampilan terbaik di sepanjang karier saya, jadi, saya sangat bangga dengan pencapaian ini,” papar Kartal.

“Saya bermimpi untuk memainkan pertandingan ini saat kondisi saya masih bugar sepenuhnya sebelum cedera, jadi, bisa kembali ke sini di turnamen ketiga saya dan mencapai hasil ini merupakan tonggak pencapaian yang sangat besar bagi saya. Saya akan memulihkan diri dan menikmati setiap detiknya di pertandingan selanjutnya.”

Petenis peringkat 170 dunia kemudian ditanya apakah ia memiliki pesan untuk para penggemarnya di Wuhan. Penonton yang hadir sebagian besar mendukung lawannya, Ostapenko, tetapi mereka tetap bersikap adil terhadap kedua petenis.

“Saya sudah menyampaikannya di setiap wawancara, lapangan ini luar biasa untuk dijadikan tempat bertanding. Atmosfer di setiap pertandingan sungguh menjadi pengalaman yang sangat menyenangkan bagi saya. Jadi, saya berterima kasih kepada semua orang yang telah mendukung saya kali ini dan semoga mereka bisa kembali hadir untuk memberikan dukungan yang sama di final,” ujar Kartal yang akan menghadapi petenis berkebangsaan Polandia, Maja Chwalinska di final.

Para penggemar di Cina mulai menaruh simpati kepada petenis berkebangsaan Inggris di sepanjang pekan ini, sementara para penggemar di negara asalnya pun merasa jauh lebih antusias. Dengan mengalahkan Ostapenko, ia mencatatkan diri sebagai petenis putri Inggris pertama yang berhasil mencapai final Wuhan Open.

Kartal kini menempati peringkat 50 dunia dan akan kembali menjadi petenis nomor satu Inggris pada hari Senin (19/10). Jika berhasil meraih gelar juara, ia bisa mengakhiri pekan ini di peringkat 36 dunia, yang akan menjadi posisi tertinggi dalam kariernya sampai saat ini.

Artikel Tag: Jelena Ostapenko, Wuhan Open, Sonay Kartal, Maja Chwalinska

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru