Kanal

Jack Hughes Tanggapi Kritik soal Komentar Presiden AS Donald Trump

Penulis: Hanif Rusli
25 Feb 2026, 10:24 WIB

Jack Hughes menilai reaksi publik berlebihan dan tidak mencerminkan hubungan sebenarnya antara kedua tim nasional tersebut.

Penyerang tim hoki es Amerika Serikat, Jack Hughes, menegaskan hubungan tim putra dengan tim hoki es putri AS tetap solid di tengah gelombang kritik atas reaksi mereka terhadap komentar Presiden Donald Trump.

Kontroversi muncul setelah video perayaan ruang ganti tim putra menjadi viral. Dalam momen tersebut, Trump yang berbicara melalui sambungan telepon—didampingi Direktur FBI Kash Patel—mengundang tim putra menghadiri pidato kenegaraan State of the Union.

Ia juga berseloroh bahwa tim putri harus ikut diundang, atau dirinya bisa “dimakzulkan.” Para pemain terlihat tertawa mendengar komentar tersebut, yang kemudian memicu kritik di media sosial.

Jack Hughes menilai reaksi publik berlebihan dan tidak mencerminkan hubungan sebenarnya antara kedua tim nasional tersebut.

“Hubungan kami dengan mereka sangat dekat selama di Olympic Village. Setelah kami meraih emas, kami bersama mereka di kafetaria pukul 03.30 pagi. Kami saling mendukung,” ujar Hughes dalam sebuah wawancara bersama saudaranya, Quinn Hughes.

Tim hoki es putra AS memastikan medali emas pertama sejak 1980 usai menang 2-1 atas Kanada lewat gol Hughes di babak tambahan. Gelar tersebut menjadi salah satu momen paling bersejarah bagi hoki es Amerika dalam beberapa dekade terakhir.

Menanggapi kritik yang berkembang, Jack Hughes menyebut banyak pihak terlalu cepat menghakimi.

“Semua orang begitu negatif. Mereka mencoba mencari alasan untuk menjatuhkan orang lain dan membesar-besarkan sesuatu yang sebenarnya hampir tidak ada,” kata Hughes saat menghadiri acara perayaan tim di luar klub malam E11even Miami.

Pernyataan senada juga disampaikan Quinn Hughes dalam program “Good Morning America”. Ia mengonfirmasi bahwa tim putra akan menghadiri undangan ke Washington untuk mengikuti agenda di Gedung Putih.

“Kami sangat bangga bisa mewakili Amerika Serikat. Kesempatan datang ke Gedung Putih dan bertemu presiden bukan hal yang terjadi setiap waktu,” ujarnya.

Sementara itu, tim hoki es putri AS—yang meraih emas ketiga sejak cabang tersebut dipertandingkan pada Olimpiade 1998—memutuskan tidak menghadiri undangan tersebut dengan alasan kendala jadwal dan komitmen akademik maupun profesional yang sudah ditetapkan sebelumnya.

Dalam pernyataan resminya, tim putri menyampaikan apresiasi atas undangan tersebut dan menyebut merasa terhormat atas pengakuan terhadap pencapaian mereka.

Terlepas dari dinamika politik yang berkembang, Jack Hughes menegaskan fokus utama para atlet adalah kebanggaan membela negara.

“Semua hal sekarang terasa politis. Kami atlet. Kami bangga mewakili Amerika Serikat. Apa pun pandangan orang, kami tetap antusias atas kesempatan ini,” katanya.

Perayaan gelar emas sendiri berlangsung meriah hingga larut malam.

Para pemain menyanyikan lagu kebangsaan “The Star-Spangled Banner” dan beberapa lagu patriotik lainnya, bahkan klub tempat perayaan dikabarkan menghabiskan lebih dari 150 ribu dolar AS untuk sampanye sepanjang malam.

Artikel Tag: Olimpiade Musim Dingin

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru