Inter Tersingkir dari Liga Champions Usai Kekalahan dari Bodo/Glimt
Inter Tersingkir dari Liga Champions Usai Kekalahan dari Bodo/Glimt - sumber: (footballitalia)
Berita Liga Italia:Inter Milan harus mengubur impian mereka di Liga Champions setelah tersingkir dari babak play-off. FK Bodo/Glimt tampil perkasa dengan mengalahkan Inter baik di laga kandang maupun tandang, menghasilkan agregat 5-2 yang menyakitkan bagi Nerazzurri.
Kekalahan 3-1 di leg pertama di Norwegia menjadi awal mimpi buruk bagi Inter, terutama dengan cederanya Lautaro Martinez akibat cedera soleus pada lapangan sintetis. Absen selama satu bulan membuat Inter kehilangan salah satu pilar penting mereka. Hakan Calhanoglu juga terpaksa menepi, meski Denzel Dumfries berhasil kembali duduk di bangku cadangan untuk pertama kali setelah menjalani operasi pergelangan kaki. Davide Frattesi mendapatkan kepercayaan untuk tampil, menggantikan Henrikh Mkhitaryan. Sementara itu, Bodo/Glimt datang dengan kekuatan penuh setelah menjalani pelatihan di Spanyol, hanya fokus pada Liga Champions sejak September.
Di San Siro, sejak menit-menit awal Inter berusaha keras mencetak gol, namun upaya-upaya dari punggawa seperti Francesco Pio Esposito dan Marcus Thuram berhasil digagalkan oleh pertahanan Bodo/Glimt yang solid. Aksi Frattesi dan Esposito sempat mengancam, namun tidak mampu menembus gawang lawan.
Petaka bagi Inter datang ketika Manuel Akanji membuat kesalahan fatal yang berujung pada gol pembuka Bodo/Glimt. Jens-Petter Hauge memanfaatkan rebound dari tembakan Ole Didrik Blomberg yang ditepis Yann Sommer dengan sigap. Meski Inter sempat memperkecil ketertinggalan melalui gol Alessandro Bastoni dari situasi sepak pojok, itu belum cukup membalikkan keadaan.
Bodo/Glimt memastikan kemenangan mereka melalui gol dari Haakon Evjen, yang dengan sentuhan pertama mengontrol umpan Hauge sebelum melepaskan tembakan akurat ke sudut bawah gawang. Denzel Dumfries turun di menit-menit akhir, namun penampilannya tidak mampu mengubah nasib Inter di babak ini.
Dengan kekalahan 1-2 di kandang, Inter harus merelakan perjalanan mereka di Liga Champions musim ini berakhir lebih cepat. Ini menjadi pembelajaran bagi skuad asuhan Simone Inzaghi untuk bangkit dan fokus pada kompetisi domestik.
Artikel Tag: Inter Milan