Kanal

Insiden Bastoni dan Kalulu Dinilai Buruk bagi Sepak Bola

Penulis: Amalia Sihotang
16 Feb 2026, 01:03 WIB

Insiden Bastoni dan Kalulu Dinilai Buruk bagi Sepak Bola - sumber: (footballitalia)

Berita Liga Italia – Derby d’Italia yang berlangsung panas di Giuseppe Meazza tak hanya menyuguhkan duel sengit antara Inter Milan dan Juventus, tetapi juga menyisakan kontroversi besar menyusul kartu merah yang diterima Pierre Kalulu.

Bek Juventus itu harus meninggalkan lapangan lebih cepat setelah menerima kartu kuning kedua akibat insiden yang dinilai minim kontak dengan pemain Inter, Alessandro Bastoni. Bastoni sempat terjatuh dramatis, dan tanpa bisa ditinjau ulang lewat VAR—karena keterbatasan regulasi untuk kartu kuning—wasit Federico La Penna akhirnya menegakkan keputusan tegas tersebut. Inter pun memanfaatkan keunggulan jumlah pemain untuk menutup laga dengan kemenangan 3-2.

Mantan gelandang West Ham dan Aston Villa, Nigel Reo-Coker, mengkritik keras insiden tersebut. Dalam komentarnya usai laga, ia menilai bahwa aksi akting berlebihan dan upaya menjatuhkan lawan seperti itu merusak esensi sepak bola Italia. “Terlalu banyak pemain di Serie A yang mencoba menipu lewat diving. Ini tidak baik untuk permainan dan buruk bagi generasi muda yang menontonnya,” tegas Reo-Coker.

Ia menolak ide agar pelatih diberi hak “tantangan” seperti di olahraga lain, dan menilai solusi terbaik justru ada pada perubahan sikap para pemain sendiri. “Kepercayaan harus tetap diberikan kepada wasit, tapi para pemain juga wajib bertanggung jawab dan menjaga integritas olahraga ini,” tambahnya.

Dengan hasil ini, Inter memperkokoh posisinya di papan atas, sementara Juventus harus menerima pukulan menyakitkan tidak hanya dari kekalahan di lapangan, tapi juga dari sorotan tajam terhadap kedisiplinan dan etika bertanding para punggawanya. Derby d’Italia kali ini bukan hanya soal siapa yang menang, tapi tentang bagaimana spirit fair play diuji di panggung Serie A.

Artikel Tag: Juventus, Inter Milan, Alessandro Bastoni

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru