Kanal

Hugo Broos Ingin Afrika Selatan Terus Ukir Sejarah di Piala Dunia 2026

Penulis: Fery Andriyansyah
28 Jun 2026, 19:00 WIB

Hugo Broos menegaskan Afrika Selatan belum puas usai lolos ke fase gugur Piala Dunia 2026. (Foto: Michael Regan - FIFA/FIFA via Getty Images)

Berita Piala Dunia: Hugo Broos akan memimpin Afrika Selatan menghadapi Kanada pada babak 32 besar Piala Dunia 2026 yang dijadwalkan berlangsung Senin (29/6/2026) pukul 02.00 WIB. Pelatih berusia 74 tahun itu menilai pencapaian lolos ke fase gugur sudah menjadi keberhasilan besar, tetapi ia menegaskan timnya belum ingin menghentikan perjalanan di turnamen.

Afrika Selatan memastikan tempat di babak 32 besar setelah meraih kemenangan mengejutkan 1-0 atas Korea Selatan pada laga terakhir fase grup. Hasil tersebut membuat Bafana Bafana melampaui target awal mereka di Piala Dunia 2026, sekaligus untuk pertama kalinya berhasil menembus fase gugur sepanjang sejarah keikutsertaan di ajang tersebut.

Menjelang laga melawan Kanada, Broos menegaskan anak asuhnya masih memiliki ambisi besar. "Saya pikir kami sudah bisa mengatakan bahwa Piala Dunia ini merupakan sebuah kesuksesan bagi kami. Semua orang berharap kami bisa mencapai babak kedua dan sekarang kami sudah mencapainya. Namun, itu tidak berarti kami puas, bermain besok, lalu pulang. Ketika sudah berada di fase ini, Anda pasti menginginkan lebih," ujar Broos.

Pelatih asal Belgia itu kemudian mengalihkan perhatian pada kualitas calon lawannya. Ia menilai Kanada merupakan tim yang memiliki kekuatan fisik, tekanan tinggi, dan disiplin kolektif yang menyulitkan setiap lawan. "Mereka semua mengejar tujuan yang sama. Begitu kehilangan bola, semua pemain langsung berusaha merebutnya kembali. Sangat sulit bermain melawan tim seperti itu," kata Broos.

Meski demikian, Hugo Broos percaya diri karena timnya terus berkembang sepanjang turnamen. Ia menilai kekalahan pada laga pembuka melawan Meksiko justru membantu para pemain beradaptasi dengan atmosfer Piala Dunia. "Pertandingan pertama sangat penting bagi kami. Dari sana kami belajar banyak dan sekarang kami benar-benar percaya pada kemampuan sendiri," jelasnya.

Menjelang akhir konferensi pers, Broos juga menyinggung kemungkinan ini menjadi Piala Dunia terakhir dalam karier kepelatihannya. Ia mengaku merindukan keluarga dan cucu-cucunya di Belgia, tetapi sempat bercanda bahwa istrinya mengizinkannya bertahan lebih lama setelah Afrika Selatan mengalahkan Korea Selatan. Apa pun yang terjadi setelah laga melawan Kanada, ia memastikan seluruh pemain bertekad memperpanjang perjalanan mereka setidaknya satu pertandingan lagi.

Artikel Tag: Afrika Selatan, Piala Dunia, Kanada, Piala Dunia 2026, Hugo Broos

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru