Hasim Rahman Kembali Bertinju di Usia 53 Tahun, Bidik Gelar Dunia Lagi
Hasim Rahman
Berita Tinju - Mantan juara dunia kelas berat Hasim Rahman resmi mengumumkan comeback ke ring tinju profesional pada usia 53 tahun. Petinju asal Amerika Serikat itu dijadwalkan bertarung pada 18 Agustus di ESL Ballpark, Rochester, New York, meski hingga kini identitas lawannya masih belum diumumkan.
Kembalinya Rahman menjadi perhatian di tengah perubahan besar yang sedang terjadi di divisi kelas berat. Oleksandr Usyk baru saja mengosongkan sabuk juara WBC, WBA, dan IBF, sehingga sejumlah gelar kini diperebutkan oleh para petinju papan atas.
WBC telah menetapkan Agit Kabayel sebagai juara dunia penuh, sementara IBF mulai menyusun perebutan gelar yang lowong. Di sisi lain, Daniel Dubois masih berstatus juara WBO setelah merebut sabuk tersebut beberapa waktu lalu. Nama nama seperti Tyson Fury, Anthony Joshua, Deontay Wilder, hingga Moses Itauma juga masih menjadi bagian dari persaingan menuju puncak divisi kelas berat.
Di tengah persaingan tersebut, Rahman tetap percaya dirinya masih mampu kembali bersaing.
Melalui media sosial, ia menegaskan usia bukan penghalang untuk mengejar impiannya.
"Waktu akan merasakan kekalahan pertamanya pada 18 Agustus nanti. Tidak ada yang bisa menghentikan saya," tulis Rahman.
Hasim Rahman merupakan salah satu nama yang pernah mengukir kejutan terbesar dalam sejarah tinju kelas berat. Pada April 2001 di Afrika Selatan, ia mengejutkan dunia dengan menjatuhkan Lennox Lewis melalui knockout pada ronde kelima dan merebut gelar juara dunia.
Namun kejayaan itu tidak berlangsung lama. Dalam pertandingan ulang yang digelar beberapa bulan kemudian, Lewis berhasil membalas kekalahan tersebut dan merebut kembali gelarnya lewat kemenangan knockout.
Rahman tetap melanjutkan karier profesional hingga 2014 sebelum akhirnya meninggalkan dunia tinju. Selama kariernya, ia mencatat rekor 50 kemenangan, 9 kekalahan, dan 2 hasil imbang, dengan 41 kemenangan diraih melalui knockout.
Meski pengalaman dan nama besarnya masih dihormati, peluang Rahman untuk kembali menjadi juara dunia dinilai sangat kecil. Faktor usia serta perkembangan kualitas petinju kelas berat saat ini menjadi tantangan yang tidak mudah diatasi.
Meski demikian, dunia tinju kerap menghadirkan kejutan yang sulit diprediksi. Karena itu, comeback Hasim Rahman tetap menjadi salah satu kisah yang menarik untuk disaksikan, terutama bagi para penggemar yang masih mengingat momen sensasional saat ia menjatuhkan Lennox Lewis lebih dari dua dekade lalu.
Artikel Tag: Lennox Lewis, Heavyweight