Hasil Wimbledon: Jegal Aryna Sabalenka, Naomi Osaka Tembus Perempatfinal
Naomi Osaka [image: AP]
Berita Tenis: Naomi Osaka telah kalah dari Aryna Sabalenka sebanyak tiga kali pada musim 2026 dan permainan awalnya menunjukkan bahwa ia bertekad untuk mencegah kekalahan lain di Wimbledon.
Mantan petenis peringkat 1 dunia membalikkan keadaan melawan petenis peringkat 1 dunia saat ini, Sabalenka dan meraih kemenangan 6-2, 7-6 di babak keempat Wimbledon dalam 1 jam 28 menit. Dalam prosesnya, ia mematahkan beberapa rekor, termasuk mencapai perempatfinal di London untuk kali pertama dalam kariernya.
Itu bukan hanya kemenangan pertama petenis berkebangsaan Jepang atas Sabalenka pada musim ini, tetap itu juga menjadi kemenangan pertamanya atas juara Indian Wells Open musim 2026 dalam delapan musim terakhir, tepatnya sejak US Open musim 2018.
Dengan mengakhiri tiga kemenangan beruntun Sabalenka dalam rivalitas mereka, petenis yang telah memiliki satu orang putri juga mematahkan rekor petenis unggulan pertama untuk mencapai perempatfinal Grand Slam sebanyak 14 kali berturut-turut, sebuah rekor yang dimulai di US Open musim 2022.
Itu juga menandai kekalahan dua set langsung pertama petenis unggulan pertama di Grand Slam sejak US Open musim 2020.
Selain itu, kmenangan tersebut adalah kemenangan pertama petenis berusia 28 tahun di lapangan utama yang berada di All England Club, London.
"Sudah lama sekali saya tidak merasakan kesenangan seperti ini di lapangan dan melakukannya di sini, itu sangat berarti. Sebelum pertandingan ini, saya kalah darinya tiga kali berturut-turut, jadi, itu benar-benar menyebalkan. Saya ingin membalikkan keadaan dan saya sangat senang memiliki kesempatan untuk melakukannya,” seru Osaka.
Dalam pekan di mana petenis berkebangsaan Jepang merangkul budaya Jepang melalui mode -- dengan mengenakan kimono yang mengalir dan bersulam rumit sebagai pakaiannya saat memasuki lapangan -- ia menjadi petenis putri Jepang ketiga yang mencapai perempatfinal Wimbledon nomor tunggal di Open Era, bergabung dengan Kimiko Date (1995, 1996) dan Ai Sugiyama (2004).
Itu menandai perempatfinal Grand Slam keenam dalam karier Osaka sekaligus perempatfinal Grand Slam pertamanya yang tidak digelar di hard-court. Ujian berikutnya adalah pertemuan ketujuh melawan petenis berkebangsaan Ceko, Karolina Muchova sekaligus pertemuan pertama sejak final Bad Homburg Open beberapa pekan lalu, di mana petenis berkebangsaan Jepang tertinggal dengan 6-1, 1-0 sebelum mengundurkan diri.
Di babak keempat Wimbledon, petenis unggulan kesepuluh, Muchova harus berjuang habis-habisan melumpuhkan rekan senegaranya sekaligus juara musim 2024, Barboda Krejcikova dengan 7-5, 5-7, 6-3.
Artikel Tag: wimbledon, Naomi Osaka, Aryna Sabalenka, Karolina Muchova