Hasil US Open: Francisco Cerundolo Buyarkan Mimpi Taylor Fritz
Francisco Cerundolo [image: getty images]
Berita Tenis: Francisco Cerundolo memupus harapan Taylor Fritz untuk meraih gelar US Open musim 2026, saat ia bangkit dari ketertinggalan dua set untuk kali kedua di sepanjang kariernya sampai saat ini.
Setelah kalah di dua set pertama, petenis berkebangsaan Argentina bangkit dan berjuang ekstra keras di Arthur Ashe Stadium serta mencatatkan kemenangan 3-6, 4-6, 6-3, 6-4, 6-4 atas petenis tuan rumah, Fritz yang tampil kurang prima.
Petenis unggulan kesembilan, Fritz kesulitan menemukan ketepatan waktu dan ritme permainannya di sebagian besar babak ketiga yang berlangsung selama 3 jam 39 menit.
"Ia bermain dengan jauh lebih baik daripada saya di dua set pertama," ujar Cerundolo. "Saya sama sekali tidak merasa nyaman. Tetapi, setelah saya berhasil mematahkan servisnya di set ketiga, permainan saya perlahan mulai membaik dan menurut saya, saya memainkan tenis yang sangat baik di set keempat dan kelima. Saya tidak menemukan performa seperti itu pada set-set atau babak-babak sebelumnya.”
"Taylor adalah petenis papan atas. Ia pernah mencapai final di sini dan memenangkan banyak pertandingan, jadi, saya tahu betapa sulit menghadapinya. Tetapi, bisa menang di sini — saat pertama kali saya bermain di Ashe — sungguh luar biasa."
Petenis unggulan ke-24 sempat tertinggal dua set dan satu peluang break, tetapi ia tetap mempertahankan performa yang solid untuk menjaga peluangnya dalam pertandingan. Ia melancarkan pukulan-pukulan winner yang keras lewat forehand andalannya serta menyulitkan Fritz melalui variasi kecepatan servis, demi memastikan melenggang ke babak keempat US Open untuk kali pertama.
Bagi Fritz, itu adalah kekalahan paling dini yang dialaminya di US Open sejak musim 2022, saat ia tersingkir di babak pertama oleh Brandon Holt. Runner up musim 2024 melakukan 54 unforced error dan menghasilkan 41 winner dalam penampilan yang kurang maksimal, serta kini tertinggal 1-2 dari petenis berkebangsaan Argentina dalam head to head mereka.
Demi satu tempat di perempatfinal US Open, Cerundolo akan menghadapi petenis unggulan ke-28, Alexander Blockx yang juga menyebabkan kekalahan mengejutkan setelah ia menundukkan petenis unggulan kelima, Flavio Cobolli dengan 6-7, 6-3, 6-0, 6-3, kemenangan yang membawanya menuju babak keempat Grand Slam untuk kali petama dalam kariernya.
Blockx yang untuk kali pertama tampil sebagai petenis unggulan di Grand Slam, menjadi petenis putra Belgia pertama yang mengalahkan petenis peringkat 10 besar di US Open sejak Oliver Rochus menumbangkan Carlos Moya pada musim 2000. Petenis berusia 21 tahun mencatatkan 17 ace dan memenangkan 86 persen poin dari servis pertamanya dalam kemenangan yang berdurasi selama 2 jam 45 menit atas Cobolli.
"Menurut saya, ini adalah salah satu pengalaman paling luar biasa dalam karier saya sejauh ini. Suasananya sungguh luar biasa dan setelah set pertama, saya berkata pada diri sendiri untuk tetap tenang. Permainan saya tidak buruk. Dalam hati, saya tahu bahwa saya adalah seorang petarung dan akan berjuang hingga bola terakhir dan upaya itu membuahkan hasil kali ini," jelas Blockx yang 12 bulan lalu menghuni 116 dunia, tetapi kini berada di peringkat 32 dunia.
Artikel Tag: Taylor Fritz, US Open, Francisco Cerundolo, Flavio Cobolli