Kanal

Harry Kane Kecewa Berat usai Inggris Gagal ke Final Piala Dunia 2026

Penulis: Fery Andriyansyah
16 Jul 2026, 08:30 WIB

Harry Kane akui Inggris tak mampu meredam tekanan Argentina. (Foto: Buda Mendes/Getty Images)

Berita Piala Dunia: Harry Kane tak bisa menyembunyikan kekecewaannya setelah Inggris tersingkir dari Piala Dunia 2026 usai kalah 1-2 dari Argentina pada semifinal, Kamis (16/7/2026) dini hari WIB, di Atlanta Stadium, Atlanta. Sang kapten merasa perjuangan seluruh tim belum cukup untuk mengantarkan The Three Lions ke final pertama sejak 1966. 

Inggris sempat membuka harapan lewat gol Anthony Gordon pada awal babak kedua. Namun, Lionel Messi menginspirasi kebangkitan Argentina dengan menciptakan assist untuk gol Enzo Fernandez dan Lautaro Martinez yang memastikan kemenangan sang juara bertahan.

Dalam wawancara bersama BBC, Harry Kane mengaku sangat terpukul atas hasil tersebut. Ia juga menyampaikan rasa kecewanya kepada seluruh pemain, staf pelatih, dan suporter Inggris yang telah mendukung tim sepanjang turnamen.

"Saya sangat kecewa untuk para pemain, seluruh tim, staf, dan para suporter. Kami memainkan pertandingan yang bagus hampir sepanjang laga. Namun setelah unggul 1-0, kami justru mencoba mempertahankan keunggulan dan di level seperti ini itu tidak cukup," ujar Kane.

Penyerang Bayern Munich itu menegaskan seluruh pemain telah memberikan kemampuan terbaiknya. Menurut Kane, kerja keras yang mereka tunjukkan sepanjang Piala Dunia membuat kekalahan ini terasa semakin menyakitkan.

"Kami telah bekerja sangat keras untuk bisa sampai di sini. Semua pemain memberikan segalanya, tenaga, darah, keringat, dan air mata. Karena itu hasil ini benar-benar sangat mengecewakan," katanya.

Kane menilai Inggris kesulitan menghentikan gelombang serangan Argentina setelah membuka keunggulan. Meski para pemain bertahan terus melakukan blok dan penyelamatan, tekanan lawan akhirnya menghasilkan dua gol penentu kemenangan.

"Setelah kami mencetak gol, entah karena mereka mulai menambah pemain ke depan atau kami tidak mampu mengimbangi mereka satu lawan satu, serangan terus berdatangan. Kami berusaha memblok setiap peluang, tetapi pada akhirnya itu belum cukup," ucapnya.

Kane juga membantah anggapan bahwa Inggris sengaja memilih bertahan setelah unggul. Ia menegaskan instruksi dari Thomas Tuchel adalah terus mencari gol kedua, tetapi tim gagal merebut kembali momentum setelah Argentina berbalik memimpin.

"Pesannya setelah kami unggul adalah terus menyerang dan mencari gol kedua. Namun setelah mereka mencetak dua gol, kami tidak mampu mengembalikan momentum pertandingan," tegas Kane.

Artikel Tag: Harry Kane, Inggris, Argentina, Piala Dunia, Piala Dunia 2026

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru