Hansi Flick Jajal Formasi Pertahanan Baru Lawan Atletico
Hansi Flick Jajal Formasi Pertahanan Baru Lawan Atletico
Berita Liga Champions: Dengan mempertaruhkan segalanya di leg kedua perempat final Liga Champions UEFA, manajer Barcelona, Hansi Flick, tidak menyia-nyiakan kesempatan dalam persiapannya menghadapi Atletico Madrid.
Kini, menurut kabar terbaru dari Mundo Deportivo, manajer asal Jerman itu menggunakan sesi latihan terakhir untuk menguji perubahan formasi pertahanan yang mengejutkan.
Melawan Atletico, absennya Pau Cubarsi karena skorsing jelas mengganggu perencanaan pertahanan Barcelona.
Untuk mengatasi hal ini, Hansi Flick mengeksplorasi formasi alternatif selama latihan, menggeser Jules Kounde ke posisi bek tengah, peran yang jarang ia tempati dalam beberapa musim terakhir, sementara menempatkan Ronald Araujo di posisi bek kanan.
Sebagai bagian dari rutinitas persiapannya yang biasa, Flick melakukan latihan dengan susunan pemain inti potensial untuk mensimulasikan kondisi pertandingan.
Dalam salah satu formasi tersebut, ia memilih lini pertahanan yang menampilkan Araujo di kanan, Kounde berpasangan dengan Gerard Martin di bek tengah, dan Joao Cancelo beroperasi di kiri.
Di lini tengah, Flick menguji formasi double pivot Eric Garcia dan Pedri, bertujuan untuk menyeimbangkan stabilitas pertahanan dengan kontrol penguasaan bola.
Lebih ke depan, Barcelona menurunkan trio penyerang Lamine Yamal, Dani Olmo, dan Marcus Rashford yang mendukung Robert Lewandowski sebagai striker tengah.
Pertanyaan besar sekarang adalah apakah formasi ini merupakan pratinjau nyata dari starting XI Flick atau hanya latihan eksperimental untuk mengevaluasi opsi.
Dalam konteks itu, peran Kounde sangat menarik. Setelah menghabiskan waktu lama di posisi bek kanan, pemain Prancis itu diuji di posisi tengah menunjukkan bahwa Flick sedang menilai keandalannya dalam skenario berisiko tinggi.
Pada saat yang sama, kehadiran fisik Araujo di sayap dapat dilihat sebagai respons langsung terhadap ancaman sayap Atletico.
Ada juga faktor psikologis yang perlu dipertimbangkan, karena latihan di Metropolitano berarti pengawasan ketat tak terhindarkan, dan Flick pasti menyadari bahwa pengamat Atlético dapat mengamati dengan saksama.
Dengan Barcelona membutuhkan performa yang hampir sempurna untuk membalikkan keadaan, setiap keputusan taktis bisa terbukti menentukan.
Artikel Tag: Barcelona, Atletico Madrid, hansi flick