Kanal

Grand Prix Australia 2023: Rekor Baru Bendera Merah di F1

Penulis: Juli Tampubolon
03 Apr 2026, 00:09 WIB

Grand Prix Australia 2023: Rekor Baru Bendera Merah di F1 - sumber: (racingnews365)

Berita F1: Grand Prix Australia 2023 akan selamanya tercatat dalam sejarah F1 sebagai balapan yang paling terganggu dalam sejarah olahraga tersebut. Pada hari ini tiga tahun yang lalu, dalam 58 lap di Albert Park, tiga bendera merah menghiasi jalannya balapan yang kacau dari Melbourne.

Kekacauan dimulai lebih awal ketika Alex Albon mengalami kecelakaan hebat di Tikungan 6 pada lap kedelapan, menebarkan kerikil dan puing-puing di seluruh sirkuit. Tabrakan Kevin Magnussen dengan dinding di Tikungan 2 pada lap 55 memicu penghentian kedua ketika ban belakang kanan terlepas dan berserakan di trek. Dengan hanya empat lap tersisa, balapan tampaknya menuju sprint dramatis menuju garis finish.

Namun, yang terjadi justru semakin kacau. Restart terakhir di lap 57 menyaksikan beberapa tabrakan terjadi secara bersamaan. Carlos Sainz bertabrakan dengan Fernando Alonso, memicu reaksi berantai yang melibatkan kedua pembalap Alpine, Pierre Gasly memaksa rekan setimnya, Esteban Ocon, ke penghalang, sementara Logan Sargeant menabrak bagian belakang Nyck de Vries. Puing-puing yang dihasilkan memaksa pejabat untuk menghentikan balapan untuk ketiga kalinya dengan hanya satu lap tersisa.

Max Verstappen muncul sebagai pemenang di depan Lewis Hamilton dan Alonso, meskipun pembalap asal Belanda itu mempertanyakan pendekatan direktur balapan. "Mereka menciptakan masalah itu sendiri," ujarnya setelah balapan. Alonso, yang awalnya frustrasi karena kehilangan posisi, menyebut regulasi tersebut "bodoh."

Sebelum 2023, hanya enam balapan dalam sejarah F1 yang mengalami beberapa bendera merah, tetapi tidak pernah lebih dari dua. Grand Prix Australia 2023 mencetak rekor baru dan balapan akhirnya harus selesai di belakang Safety Car alih-alih dalam kondisi balapan.

Artikel Tag: Max Verstappen

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru