Kanal

Graham Potter Soroti Lini Belakang Swedia Jelang Piala Dunia 2026

Penulis: Fery Andriyansyah
06 Jun 2026, 02:00 WIB

Graham Potter akui pertahanan Swedia masih jadi masalah. (Foto: Linnea Rheborg - UEFA/UEFA via Getty Images)

Berita Piala Dunia: Graham Potter mengaku belum puas dengan kondisi timnas Swedia menjelang Piala Dunia 2026 setelah timnya ditahan Yunani 2-2 dalam laga uji coba di Solna, Jumat (5/6). Pelatih asal Inggris itu menyoroti masalah pertahanan yang kembali muncul hanya beberapa hari sebelum turnamen dimulai.

Graham Potter sebenarnya melihat banyak hal positif dari pertandingan tersebut. Swedia mampu bangkit setelah tertinggal lebih dulu, beberapa pemain kunci mendapatkan menit bermain penting, dan tim sempat berada di jalur kemenangan hingga memasuki masa tambahan waktu.

Namun gol Georgios Masouras pada menit ke-95 mengubah suasana. Swedia gagal mempertahankan keunggulan 2-1 dan harus puas dengan hasil imbang yang memperpanjang catatan buruk mereka di sektor pertahanan menjelang Piala Dunia 2026.

Masalah tersebut bukan hal baru. Swedia telah kebobolan lima gol dalam dua laga pemanasan terakhir dan total 13 gol dalam enam pertandingan sejak Potter mengambil alih tim. Mereka juga belum mencatatkan satu pun clean sheet selama periode tersebut.

Menurut Potter, kesalahan-kesalahan sederhana masih terlalu sering terjadi dan membuat lawan memperoleh peluang berbahaya dengan mudah. Ia menilai timnya harus segera memperbaiki aspek tersebut sebelum laga pembuka melawan Tunisia pada 15 Juni mendatang.

"Kami harus menjadi lebih baik dalam aspek itu karena gol-gol yang kami kebobolan terlalu mudah. Kami bisa berbicara soal taktik sepanjang hari, tetapi jika Anda kehilangan bola seperti yang kami lakukan hari ini, lawan akan mendapatkan peluang berbahaya," ujar Potter.

Absennya Victor Lindelof juga menjadi faktor yang memengaruhi lini belakang Swedia dalam laga tersebut. Kapten tim itu tidak tampil melawan Yunani, tetapi diperkirakan akan langsung kembali ke susunan pemain utama saat Blågult menghadapi Tunisia pada laga perdana Grup J, 15 Juni mendatang.

Meski posisi bek Aston Villa tersebut relatif aman, Graham Potter menegaskan persaingan memperebutkan tempat di tim utama masih terbuka menjelang turnamen. Ia ingin menjaga keseimbangan antara kompetisi sehat di dalam skuad dan kebutuhan untuk membangun kestabilan permainan.

"Saya sudah memiliki banyak posisi dalam pikiran saya, tetapi masih ada waktu dan kesempatan. Kami masih memiliki lebih dari sepekan latihan sebelum pertandingan pertama," ujar Potter. "Ini tentang menemukan keseimbangan antara menciptakan lingkungan yang kompetitif dan pada saat yang sama mempertahankan stabilitas tim."

Artikel Tag: Timnas Swedia, Piala Dunia 2026, Graham Potter

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru