Kanal

Graham Arnold Yakin Irak Bisa Buat Kejutan di Piala Dunia 2026

Penulis: Fery Andriyansyah
03 Jun 2026, 19:30 WIB

Irak kembali ke Piala Dunia, Graham Arnold bidik kejutan. (Foto: Hector Vivas - FIFA/FIFA via Getty Images)

Berita Piala Dunia: Irak akhirnya kembali tampil di Piala Dunia untuk pertama kalinya sejak 1986. Setelah penantian selama empat dekade, Singa Mesopotamia berhasil mengamankan tiket ke putaran final Piala Dunia 2026 dan kini bersiap menghadapi tantangan besar di Amerika Utara.

Irak menempuh perjalanan panjang menuju turnamen tersebut. Mereka harus melewati kampanye kualifikasi yang terdiri dari 21 pertandingan sebelum memastikan tempat di putaran final melalui kemenangan atas Bolivia pada babak play-off antarbenua.

Keberhasilan itu tidak lepas dari peran pelatih Graham Arnold. Juru taktik asal Australia tersebut mengambil alih tim pada Mei tahun lalu menggantikan Jesus Casas dan langsung membawa perubahan signifikan. Arnold bahkan dianggap sebagai pahlawan nasional setelah berhasil mewujudkan impian Irak tampil kembali di panggung terbesar sepak bola dunia.

Pengalaman Arnold menjadi salah satu modal utama Irak. Pelatih berusia 62 tahun itu pernah membawa Australia lolos ke Piala Dunia 2022 melalui jalur play-off sebelum mengantar Socceroos mencapai fase gugur. Prestasi tersebut membuatnya mendapat banyak pujian di panggung internasional.

Kini tantangan baru menanti. Timnas Irak tergabung di Grup I bersama Prancis, Norwegia, dan Senegal, tiga tim yang memiliki kualitas individu serta pengalaman lebih besar di level dunia.

"Bagi saya, ini adalah grup yang sangat menarik karena banyak pemain kami belum pernah bermain melawan pemain dengan kualitas seperti Kylian Mbappe, Erling Haaland, atau Sadio Mane. Berada di lapangan bersama mereka adalah sebuah kehormatan," kata Arnold.

"Namun pada saat yang sama, ini tetap pertandingan antara 11 pemain melawan 11 pemain. Selama kami bermain tanpa rasa takut dan justru menikmati kesempatan itu, mari mencoba mengejutkan dunia."

Di atas lapangan, Irak akan mengandalkan ketajaman Aymen Hussein. Striker berusia 30 tahun tersebut menjadi sosok yang mencetak gol penting yang membawa negaranya lolos ke Piala Dunia dan kini kembali menjadi tumpuan utama di lini depan.

Selain Hussein, Irak juga memiliki sejumlah pemain yang berkarier di luar negeri. Salah satunya adalah gelandang serang Zidane Iqbal yang saat ini bermain untuk Utrecht di Belanda. Kehadirannya memberikan kreativitas tambahan dalam skuad yang dihuni pemain dari berbagai kompetisi, termasuk Skotlandia, Polandia, Uzbekistan, Amerika Serikat, dan Thailand.

Irak akan memulai perjalanan mereka di Amerika Utara dengan menghadapi Prancis pada 16 Juni. Setelah itu, mereka dijadwalkan bertemu Senegal pada 22 Juni sebelum menutup fase grup melawan Norwegia pada 28 Juni.

Meski tidak diunggulkan, Irak datang dengan kepercayaan diri tinggi. Setelah menunggu 40 tahun untuk kembali ke Piala Dunia, mereka berharap mampu menorehkan sejarah baru dan membuktikan bahwa mereka bukan sekadar pelengkap di turnamen terbesar sepak bola dunia tersebut.

Artikel Tag: Graham Arnold, Piala Dunia 2026, timnas irak

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru