Kanal

Golovkin, Tarver, dan Benn Resmi Masuk International Boxing Hall of Fame

Penulis: Hanif Rusli
16 Jun 2026, 15:29 WIB

Dalam pidato pelantikannya di Hall of Fame, Gennadiy Golovkin menyampaikan rasa terima kasih kepada keluarga, para pelatih, juru masak pribadinya. (Foto: Fight TV)

Mantan juara dunia asal Kazakhstan, Gennadiy Golovkin, resmi diabadikan sebagai anggota International Boxing Hall of Fame dalam upacara pelantikan kelas 2026 yang berlangsung di Canastota, New York, Minggu (14/6) waktu setempat.

Bersama Golovkin, mantan juara dunia Antonio Tarver dan Nigel Benn juga menerima penghormatan tertinggi dalam dunia tinju tersebut.

Gennadiy Golovkin dikenal sebagai salah satu petinju kelas menengah terbaik sepanjang sejarah.

Selama karier profesionalnya, ia membukukan rekor 42 kemenangan, dua kekalahan, dan satu hasil imbang, dengan 37 kemenangan diraih melalui knockout.

Petinju yang akrab disapa Triple G itu juga menyamai rekor 20 kali berturut-turut mempertahankan gelar juara dunia kelas menengah.

Ia pertama kali merebut sabuk juara pada 2010 sebelum akhirnya kehilangan gelar setelah kalah tipis dari Saul "Canelo" Alvarez dalam duel kedua mereka pada 2018.

Dalam pidato pelantikannya, Gennadiy Golovkin menyampaikan rasa terima kasih kepada keluarga, para pelatih, juru masak pribadinya, serta pihak Madison Square Garden yang menjadi saksi berbagai momen penting sepanjang kariernya.

"Saya memiliki banyak kenangan indah bersama keluarga tinju saya. Selama sekitar 35 tahun hidup saya dihabiskan bersama olahraga ini, dan tinju adalah hidup saya," ujar Golovkin.

Nigel Benn juga mendapat tempat di Hall of Fame berkat kiprahnya sebagai juara dunia kelas menengah dan super menengah.

Petinju asal Inggris itu menutup karier dengan catatan 42 kemenangan, lima kekalahan, satu hasil imbang, serta 35 kemenangan KO.

Sementara itu, Antonio Tarver tampil emosional saat memberikan pidato. Mantan juara dunia kelas berat ringan tersebut mengaku tinju telah mengubah hidupnya.

Tarver memiliki rekor profesional 31 kemenangan, enam kekalahan, satu hasil imbang, dengan 22 kemenangan KO.

Tarver dikenang luas setelah mengalahkan Roy Jones Jr. melalui knockout pada 2004 untuk merebut gelar juara dunia.

Ia kemudian memenangkan dua dari tiga pertarungannya melawan Jones dan juga dikenal sebagai analis tinju televisi serta pemeran karakter juara dunia Mason Dixon dalam film “Rocky Balboa”.

"Olahraga tinju telah menyelamatkan hidup saya. Tinju memberi saya identitas, arah hidup, dan kesempatan untuk menunjukkan siapa diri saya sebenarnya. Tinju mengajarkan ketangguhan, keberanian, dan keyakinan pada diri sendiri meski peluang tidak selalu berpihak," kata Tarver.

Selain ketiga mantan juara dunia tersebut, Hall of Fame juga melantik Russ Anber dan Jimmy Glenn sebagai cut man, wasit Frank Cappuccino, serta Dr. Edwin "Flip" Homansky yang menjadi dokter kedua dalam sejarah yang menerima penghargaan tersebut.

Dari kategori petinju wanita, Naoko Fujioka, petinju Jepang yang pernah menjadi juara dunia di lima kelas berbeda, serta Jackie Nava dari Meksiko juga resmi masuk Hall of Fame.

Kelas 2026 turut melantik petinju era awal Jimmy Clabby, jurnalis Kevin Iole, serta penyiar mendiang Alex Wallau.

Meski menjadi salah satu sorotan utama acara, Gennadiy Golovkin memilih tetap rendah hati. Saat diminta mengulang slogan terkenalnya "Big Drama Show", ia menolak dengan senyum.

"Hari ini bukan tentang saya. Hari ini adalah hari yang spesial untuk semua orang yang berada di sini," ujar Golovkin.

Artikel Tag: Gennadiy Golovkin

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru