US Open 2026 Berjalan Mulus Meski Diterpa Angin Kencang
Kesigapan USGA mengatasi cuaca ekstrem di US Open 2026 menuai pujian dari para pegolf, salah satunya Brooks Koepka
Berita Golf : US Open 2026 memulai putaran pertamanya di Shinnecock Hills Golf Club dengan tantangan cuaca yang cukup berat. Angin kencang yang berembus dari pesisir Atlantik sepanjang hari sempat memunculkan kekhawatiran akan terulangnya kontroversi penyelenggaraan turnamen di lapangan yang sama pada masa lalu.
Namun kekhawatiran tersebut tidak terbukti. Alih alih menuai kritik, pihak United States Golf Association (USGA) justru mendapat banyak pujian dari para pemain atas kondisi lapangan yang dinilai seimbang dan tetap adil untuk dimainkan.
Keegan Bradley menjadi salah satu pemain yang secara terbuka mengapresiasi kerja penyelenggara. Pegolf asal Amerika Serikat itu menilai USGA berhasil menyiapkan lapangan dengan sangat baik meskipun harus menghadapi kondisi cuaca yang tidak bersahabat.
Pujian serupa juga datang dari Brooks Koepka, juara US Open dua kali yang memiliki pengalaman bermain di Shinnecock Hills pada edisi sebelumnya. Menurutnya, kondisi green kali ini jauh berbeda dibanding beberapa tahun lalu.
"Lapangan memang sulit, tetapi saya memahami alasan mengapa kondisi green dibuat seperti ini. Saya tidak mengeluh sama sekali," kata Koepka.
Salah satu keputusan penting yang diambil USGA adalah menjaga kelembapan permukaan lapangan sehingga green tidak menjadi terlalu keras dan sulit dikendalikan. Strategi tersebut terbukti efektif dalam menjaga kualitas permainan sepanjang hari.
Rory McIlroy yang mencatatkan skor 69 juga memberikan penilaian positif. Meski harus menghadapi angin yang kecepatannya mencapai sekitar 48 kilometer per jam, pegolf asal Irlandia Utara itu menilai pengaturan lapangan dilakukan secara bijaksana.
"Lapangan ini sudah cukup menantang. Ketika ditambah angin sekencang itu, saya rasa pihak penyelenggara mengambil keputusan yang tepat dalam menyiapkan lapangan," ujar McIlroy.
Selain kondisi lapangan, sejumlah pemain juga mengapresiasi berbagai fasilitas pendukung yang disediakan selama US Open 2026, mulai dari akses pemain yang lebih mudah hingga area hospitality yang dinilai nyaman.
Meski permainan berlangsung sangat lambat akibat kondisi cuaca dan panjangnya antrean di beberapa hole, mayoritas peserta tetap mampu menyelesaikan hari pertama dengan kesan positif.
Keberhasilan USGA mengelola tantangan alam pada hari pembuka menjadi modal penting bagi kelanjutan US Open 2026. Dengan prakiraan angin kencang yang masih berpotensi terjadi hingga akhir pekan, kemampuan penyelenggara menjaga kondisi lapangan kemungkinan akan menjadi salah satu faktor penting yang menentukan kualitas kompetisi.
Turnamen masih menyisakan tiga putaran lagi, namun hari pertama menunjukkan bahwa Shinnecock Hills siap menghadirkan ujian berat sekaligus adil bagi para pegolf terbaik dunia.
Artikel Tag: Rory McIlroy, PGA tour, brooks koepka, USGA, shinnecock hills, Keegan Bradley, US Open 2026