Kanal

Rory McIlroy Mengaku “Tersesat” setelah Finis Posisi ke-66 di Memphis

Penulis: Hanif Rusli
17 Agu 2026, 20:38 WIB

Rory McIlroy menutup ronde terakhir dengan skor 2 over 72 dan menjadi salah satu dari hanya dua pemain yang finis di bawahnya dari total 68 peserta. (Foto: Golf Digest)

Rory McIlroy mengaku masih kesulitan menemukan permainan terbaiknya setelah finis di posisi ke-66 pada FedEx St. Jude Championship di TPC Southwind, Minggu (16/8).

Pegolf nomor dua dunia itu bahkan menyebut dirinya merasa "tersesat" dengan ayunan golfnya.

McIlroy menutup ronde terakhir dengan skor 2 over 72 dan menjadi salah satu dari hanya dua pemain yang finis di bawahnya dari total 68 peserta.

Ia juga gagal mencatat skor di bawah par dalam empat ronde turnamen.

Hasil tersebut menjadi perhatian karena Rory McIlroy tidak bertanding sejak The Open Championship pada bulan lalu.

Minimnya persiapan sebelum kembali ke kompetisi disebut turut memengaruhi penampilannya di Memphis.

"Saya jelas tidak datang ke sini dengan banyak kesempatan untuk bertanding. Rasanya justru semakin lama turnamen berjalan, saya semakin merasa tersesat dengan ayunan golf saya," ujar McIlroy.

Pegolf asal Irlandia Utara itu mengakui permainannya masih jauh dari standar yang dibutuhkan untuk bersaing di level tertinggi.

Ia juga menilai sinkronisasi ayunannya belum berjalan dengan baik setelah lama tidak bertanding.

"Ayunan saya tidak sinkron dan saya juga tidak banyak berlatih sebelum datang ke sini. Saya masih sangat jauh dari posisi yang saya butuhkan untuk merasa punya peluang," katanya.

McIlroy kini harus segera melakukan pembenahan sebelum tampil di BMW Championship di Bellerive, St. Louis, pekan depan.

Ia menyebut masih memiliki waktu beberapa hari untuk mengembalikan ritme permainan dan berharap proses tersebut menghasilkan perubahan positif.

"Saya harus bekerja cukup keras dari sekarang hingga Kamis depan agar merasa memiliki permainan untuk bersaing pekan depan," kata McIlroy.

Meski tampil buruk di Memphis, posisi Rory McIlroy dalam persaingan FedEx Cup tidak berada dalam ancaman.

Ia sudah dipastikan lolos ke Tour Championship yang hanya diikuti 30 pemain terbaik pada akhir musim.

McIlroy masih mengejar sejarah dengan memburu gelar FedEx Cup untuk keempat kalinya. Jika berhasil, ia akan menjadi pemain pertama yang mencapai jumlah tersebut. Gelar terakhirnya diraih pada 2022.

"Sekarang ini lebih tentang eksekusi dari apa yang saya lakukan. Eksekusi saya tidak ada di pekan ini. Saya harus menundukkan kepala dan bekerja keras sampai Kamis untuk mencoba menemukan permainan yang membuat saya punya peluang," ujar McIlroy.

Sementara itu, Scottie Scheffler memenangi FedEx St. Jude Championship dengan keunggulan delapan pukulan.

Kemenangan tersebut merupakan gelar PGA Tour ke-21 Scheffler sejak 2022, atau 10 lebih banyak dibanding McIlroy dalam periode yang sama.

Artikel Tag: Rory McIlroy, fedex cup

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru