Patrick Reed Pilih Kembali ke PGA Tour lewat Jalur Prestasi
Patrick Reed mengaku bangga karena performanya di lapangan menjadi penentu perjalanan tersebut. (Foto: Golf Digest)
Patrick Reed memilih jalur prestasi untuk kembali ke PGA Tour setelah memutuskan tidak memperpanjang kontraknya dengan LIV Golf.
Pegolf Amerika Serikat itu mengaku bangga karena performanya di lapangan menjadi penentu perjalanan tersebut.
Reed, yang kini berusia 36 tahun, mengatakan sejak awal tahun dirinya memang ingin mendapatkan kembali hak bermain di PGA Tour melalui hasil pertandingan, bukan menerima tempat secara cuma-cuma.
"Hal terbesar bagi saya pada awal tahun ketika memutuskan tidak memperpanjang kontrak dengan LIV adalah mencoba kembali ke PGA Tour," kata Reed, Selasa, menjelang Spanish Open di Madrid.
"Saya merasa cara untuk melakukannya adalah dengan berusaha bermain dan mendapatkan tempat itu. Bisa mengawali musim dengan baik dan pada dasarnya mendapatkan kembali tempat saya di PGA Tour sangat berarti bagi saya."
Reed menjalani awal musim yang kuat di DP World Tour dengan meraih kemenangan di Dubai dan Qatar serta finis sebagai runner-up di Bahrain pada Februari.
Hasil tersebut membawanya memimpin klasemen Race to Dubai menjelang rangkaian terakhir musim, mengungguli Rory McIlroy.
Sepuluh pemain terbaik DP World Tour yang belum memiliki status bebas di PGA Tour akan mendapatkan kartu PGA Tour untuk musim 2027.
Karena itu, Reed berpeluang mengamankan tiket kembali ke kompetisi tersebut melalui penampilannya di Eropa.
"Ini tahun yang sangat besar bagi saya, bukan hanya untuk karier, tetapi juga keluarga," ujar juara Masters 2018 tersebut. "Saya harus mendapatkan kembali tempat saya. Bisa melakukannya dan bermain seperti yang saya lakukan sangat berarti."
Patrick Reed juga menegaskan bahwa pemain LIV Golf seharusnya dapat kembali ke PGA Tour berdasarkan prestasi.
Menurut dia, pemain harus membuktikan diri melalui hasil pertandingan, bukan mendapatkan jalur khusus.
"Saya selalu ingin mendapatkan tempat saya, bukan diberi tempat. Menurut saya, satu-satunya cara untuk kembali adalah membiarkan klub berbicara," katanya.
Reed kembali bertanding di Spanyol setelah mundur dari BMW PGA Championship karena cedera tangan dan kemudian tidak tampil di French Open. Ia kini berusaha menjadi pegolf Amerika kedua yang memenangkan Race to Dubai setelah Collin Morikawa pada 2021.
Reed mengatakan dirinya sejak lama menikmati kesempatan bermain di luar Amerika Serikat. Ia mengaku pernah mendapat nasihat dari legenda golf Gary Player untuk memperluas kariernya dengan tampil di berbagai negara.
"Kalau ingin menjadi pemain dunia, Anda harus bermain di luar PGA Tour dan bermain di tempat lain," kata Reed mengutip nasihat Player.
Patrick Reed berharap keberhasilannya di Eropa juga dapat mendorong lebih banyak pegolf Amerika dan pemain papan atas lainnya untuk berkompetisi di berbagai belahan dunia.
Artikel Tag: PGA tour, patrick reed, LIV Golf