☰
Kanal
✕

Kena Penalti Slow Play, Carlota Ciganda dan Yealimi Noh Dihukum 2 Pukulan

Penulis: Abdi Ardiansyah
20 Okt 2026, 13:38 WIB

Carlota Ciganda

Berita Golf- Pegolf asal Spanyol. Carlota Ciganda, dan pegolf asal AS, Yealimi Noh, dijatuhi penalti dua pukulan (two-stroke penalty) akibat pelanggaran durasi memukul (slow play) pada turnamen Buick LPGA Shanghai. Hukuman tersebut memupuskan peluang Ciganda untuk merangsek ke papan atas kompetisi.

Ciganda sejatinya berada dalam posisi menguntungkan untuk memperebutkan posisi tiga besar sebelum hukuman tersebut diberikan. Pegolf berusia 36 tahun itu akhirnya harus puas mengakhiri turnamen di peringkat kelima, tertinggal lima pukulan dari sang juara bertahan, Ruoning Yin.

Sanksi ini merujuk pada regulasi ketat tempo permainan LPGA Tour yang diterapkan sejak 2025. Aturan tersebut memberlakukan denda finansial untuk keterlambatan 1–5 detik, penalti satu pukulan untuk keterlambatan 6–15 detik, serta penalti dua pukulan jika pemain melampaui batas waktu lebih dari 16 detik.

Bagi Carlota Ciganda, insiden ini menambah panjang catatan keterlibatannya dalam kasus slow play. Pada Bank of Hope LPGA Match Play 2021, ia dinyatakan kalah setelah mendapat hukuman pengurangan hole. Ia juga sempat didiskualifikasi pada ajang Amundi Evian Championship 2023 karena menolak menerima penalti dua pukulan di hole terakhirnya.

Sementara itu, Yealimi Noh yang mencatatkan skor 76 pada putaran tersebut akibat sanksi penalti harus terlempar ke peringkat T32. Noh sendiri sebelumnya pernah dijatuhi denda sebesar $10.000 pada Kia Classic akibat pelanggaran serupa secara beruntun sejak musim debutnya pada 202

Artikel Tag: LPGA, golf wanita, Yealimi Noh

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru