Girona Kalahkan Barcelona dengan Gol Kontroversial di Akhir Laga
Girona Kalahkan Barcelona dengan Gol Kontroversial di Akhir Laga - sumber: (footballespana)
Berita Liga Spanyol: Barcelona kembali harus menelan pil pahit setelah dikalahkan Girona dengan skor 2-1 dalam laga yang berlangsung menegangkan. Kekalahan ini semakin memperpanjang rentetan hasil buruk Barcelona setelah sebelumnya juga menelan kekalahan dari Atletico Madrid. Meski tampil dengan tekad membara untuk bangkit, pasukan Hansi Flick belum mampu menunjukkan performa yang diharapkan.
Di awal pertandingan, Barcelona yang diperkuat kembalinya Raphinha dari cedera, mencoba tampil agresif. Namun, meski sempat membuat beberapa peluang, seperti tendangan Lamine Yamal yang melebar dan usaha Raphinha yang mengenai tiang, mereka tidak mampu menunjukkan permainan yang padu. Sebaliknya, Girona tampil lebih terorganisir dan memanfaatkan celah di lini belakang Barcelona. Kiper Joan Garcia harus bekerja keras untuk menggagalkan peluang emas dari Vladyslav Vanat.
Di babak kedua, Barcelona sempat unggul lebih dulu melalui sundulan Pau Cubarsi yang memanfaatkan umpan Jules Kounde. Namun, keunggulan tersebut hanya bertahan singkat. Ivan Martin berhasil memaksimalkan peluang untuk berikan umpan matang yang disambut Thomas Lemar dengan sentuhan ringan untuk menyamakan kedudukan.
Setelah gol tersebut, permainan semakin sengit. Barcelona terus berusaha menekan, sementara Girona tetap gigih bertahan dan sesekali mengancam lewat serangan balik. Menjelang akhir pertandingan, Girona berhasil mencuri gol kemenangan lewat sepakan akurat Fran Beltran dari luar kotak penalti. Gol ini sempat diprotes keras oleh Barcelona yang menganggap terjadi pelanggaran, namun wasit tetap pada keputusannya.
Meskipun Barcelona berusaha keras mencari gol penyama di sisa waktu, mereka harus menerima kenyataan pahit saat peluit panjang dibunyikan. Joel Roca dari Girona bahkan mendapat kartu merah menjelang akhir laga akibat pelanggaran kerasnya terhadap Lamine Yamal.
Untuk Girona, kemenangan ini adalah angin segar yang membawa mereka naik ke posisi 12 klasemen, menjauh dari zona degradasi. Pelatih Michel Sanchez bisa berbangga dengan performa timnya yang solid dan bersemangat menulis kisah sukses mereka sendiri. Sementara Barcelona, harus segera memperbaiki performa untuk menghindari jatuh lebih dalam, terutama dengan Real Madrid yang kini unggul dua poin di klasemen.