Giovanni Malago Bantah Isu Mundurnya Relawan Olimpiade Milan-Cortina 2026
Giovanni Malago menilai anggapan tersebut tidak berdasar dan bahkan menegaskan bahwa jumlah pendaftar relawan justru jauh melampaui kebutuhan panitia. (Foto: AFP)
Presiden Panitia Penyelenggara Olimpiade Musim Dingin Milan-Cortina 2026, Giovanni Malago, dengan tegas membantah laporan yang menyebut adanya penarikan besar-besaran relawan akibat mahalnya biaya akomodasi.
Klarifikasi tersebut disampaikan Malago dalam sebuah presentasi mengenai warisan tenaga kerja dan perkembangan organisasi Olimpiade, yang digelar di Roma pada akhir Januari 2026.
Isu ini mencuat setelah sejumlah laporan media menyebutkan bahwa tingginya biaya tempat tinggal di kota-kota tuan rumah membuat banyak relawan memilih mundur.
Namun, Malago menilai anggapan tersebut tidak berdasar. Ia menegaskan bahwa jumlah pendaftar relawan justru jauh melampaui kebutuhan panitia.
Menurutnya, aplikasi relawan yang masuk mencapai sepuluh kali lipat dari kuota yang tersedia.
Giovanni Malago menjelaskan bahwa platform pendaftaran relawan telah mengelola lebih dari 100.000 aplikasi secara efektif.
Dari jumlah tersebut, hanya sebagian kecil relawan yang telah dikonfirmasi akhirnya tidak dapat bertugas, dan itu pun bukan semata-mata karena persoalan akomodasi.
Sejak awal proses pendaftaran, para calon relawan sudah diminta memilih lokasi penugasan yang diinginkan dan diberi informasi jelas bahwa biaya akomodasi tidak akan ditanggung panitia.
Dalam paparannya, Malago juga menyoroti karakter unik Yayasan Milano Cortina.
Ia menggambarkan struktur organisasi ini layaknya sebuah perusahaan rintisan dengan batas waktu yang jelas, berbeda dari lembaga konvensional lainnya.
Tantangan penyelenggaraan Olimpiade, menurutnya, semakin kompleks karena dipengaruhi pandemi, konflik global, serta pergantian empat pemerintahan sejak Italia ditunjuk sebagai tuan rumah.
Pada kesempatan yang sama, Randstad—mitra resmi panitia—merilis laporan mengenai dampak ketenagakerjaan Olimpiade.
Studi tersebut menganalisis lebih dari 750 lowongan kerja sepanjang 2023 hingga 2025 dan mencatat hampir 100.000 lamaran, dengan rata-rata 128 pelamar per posisi.
Profesor Emilio Colombo menyebut pengalaman kerja di Olimpiade sebagai proses pembelajaran intensif yang mampu meningkatkan keterampilan profesional secara signifikan.
Direktur strategi dan warisan Olimpiade, Diana Bianchedi, menegaskan bahwa warisan utama Olimpiade tidak hanya bersifat ekonomi, tetapi juga manusiawi, melalui pengembangan kapasitas dan kompetensi ribuan orang.
Giovanni Malago menutup presentasi dengan keyakinan bahwa, meski menghadapi tantangan logistik dan sorotan publik, Milano Cortina 2026 akan meninggalkan warisan profesional yang berkelanjutan jauh melampaui tahun penyelenggaraan.
Artikel Tag: Olimpiade Musim Dingin, olimpiade