Kanal

Gigi Dall'Igna Antusias Hadapi Tantangan Regulasi Baru MotoGP 2027

Penulis: Abdi Ardiansyah
18 Agu 2026, 16:50 WIB

Gigi Dall'Igna sebut regulasi baru MotoGP 2027 akan jadi tantangan menarik bagi Engineer MotoGP.

Berita MotoGP - General Manager Ducati Corse, Gigi Dall’Igna, menyebut regulasi baru MotoGP 2027 akan membuat pabrikan harus merancang motor yang nyaris sepenuhnya berbeda, tetapi kondisi tersebut justru menjadi tantangan yang menarik bagi para engineer MotoGP.

MotoGP akan memasuki era baru pada 2027 dengan perubahan regulasi teknis yang cukup besar. Ducati pun mulai mempersiapkan proyek baru untuk menghadapi perubahan tersebut.

Mulai MotoGP 2027 kapasitas mesin MotoGP akan turun dari 1.000cc menjadi 850cc. Selain itu penggunaan perangkat pengatur ketinggian motor akan dilarang dan regulasi ban juga berubah.

Menurut Gigi Dall’Igna, perubahan tersebut membuat Ducati tidak bisa sekadar melakukan evolusi terhadap Desmosedici yang digunakan saat ini. Pabrikan asal Italia itu harus membangun motor dengan konsep yang benar-benar baru.

"Hal terpenting adalah pengetahuan yang sudah kami dapatkan. Itu pasti akan kami bawa ke masa depan. Namun, tidak banyak hal lain yang bisa langsung dipindahkan karena dengan larangan perangkat pengatur ketinggian, kapasitas mesin yang berbeda, dan ban yang berbeda, pada akhirnya kami harus membangun motor yang benar-benar baru," kata Dall’Igna dalam wawancara dengan MCNews.

Alih-alih khawatir, perubahan tersebut justru membuat Dall’Igna antusias. Ia menganggap kesempatan merancang motor dari awal sebagai sesuatu yang sangat menarik bagi seorang engineer.

"Tentu saja itu membuat saya bersemangat. Ketika bisa memulai dengan lembaran yang benar-benar kosong, bagi seorang engineer, itu adalah mainan terbaik yang bisa dimiliki," ujarnya.

Meski demikian, kebebasan dalam mengembangkan teknologi harus berhadapan dengan persoalan biaya. Dall’Igna menilai pengendalian anggaran menjadi semakin penting di tengah tantangan industri sepeda motor global.

"Kita perlu menemukan keseimbangan antara pengembangan teknologi dan biaya," tutur Dall’Igna.

Selain perangkat fisik, Ducati juga semakin mengandalkan kecerdasan buatan dan simulasi dalam proses pengembangan. Menurut Dall’Igna, AI dapat membantu memahami karakteristik tertentu dari motor yang sulit dianalisis hanya menggunakan model fisik konvensional.

"Di beberapa bagian, model fisik bekerja lebih baik, sementara di bagian lain kami bisa mendapatkan hasil yang lebih presisi dengan menggunakan kecerdasan buatan," katanya.

Gigi Dall'Igna sebenarnya juga berharap MotoGP 2027 memiliki teknologi hybrid dengan tambahan motor listrik berukuran kecil. Namun, gagasan tersebut akhirnya tidak masuk dalam regulasi baru karena persoalan biaya.

"Saya sebenarnya ingin ada motor listrik kecil pada motor 2027. Awalnya saya mendorong penerapan sistem hybrid, tetapi dari sisi biaya tentu cukup rumit," ujar Dall’Igna.

Dengan perubahan besar tersebut, MotoGP 2027 akan menjadi proyek baru yang menuntut Ducati menggabungkan pengalaman, teknologi, efisiensi biaya, serta inovasi sejak awal.

Artikel Tag: Ducati, Gigi Dall'igna, MotoGP 2027

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru