Gavin Bazunu Mundur dari Timnas Irlandia Jelang Pertandingan Kontra Israel
Gavin Bazunu absen bela Irlandia akibat keprihatinan mendalam atas konflik di Gaza. (Foto: Ben McShane/Sportsfile via Getty Images)
Berita Sepak Bola: Kiper Bolton Wanderers, Gavin Bazunu, memutuskan mengundurkan diri dari skuad Republik Irlandia menjelang laga UEFA Nations League kontra Israel. Keputusan pribadi kiper berusia 24 tahun tersebut dipicu oleh rasa tidak nyaman dan keprihatinan mendalam terhadap konflik militer yang terjadi di Gaza.
Asosiasi Sepak Bola Republik Irlandia (FAI) langsung menggelar pemungutan suara tertutup di antara para pemain usai keputusan Gavin Bazunu memicu penundaan konferensi pers resmi. Hasil pemungutan suara menunjukkan mayoritas pemain sepakat untuk tetap melanjutkan serta menuntaskan seluruh agenda pertandingan.
Laga perdana Irlandia melawan Israel dijadwalkan berlangsung di kota Debrecen, Hungaria, pada Senin (28/9/2026) dini hari WIB. Sementara itu, laga kandang Irlandia pada 4 Oktober mendatang telah resmi dipindahkan dari Stadion Aviva di Dublin ke tempat netral di Backa Topola, Serbia, demi alasan keamanan.
Direktur Utama FAI, David Courell, mengonfirmasi keputusan resmi federasi usai mendengarkan aspirasi dan pandangan langsung dari skuad tim nasional. Courell menegaskan bahwa federasi tetap bertekad menyelesaikan seluruh jadwal pertandingan resmi yang telah disepakati sejak awal kompetisi.
"Kami melakukan pemungutan suara di antara skuad untuk mengetahui sentimen mereka dalam memenuhi pertandingan melawan Israel. Mayoritas signifikan memutuskan dengan niat untuk melanjutkan," ujar Courell saat memberikan keterangan resminya kepada para wartawan di Debrecen.
"Berdasarkan hal itu, asosiasi mengambil keputusan atas nama sepak bola Irlandia bahwa pertandingan ini akan berlanjut, sebagaimana kami selalu berniat untuk memenuhi pertandingan tersebut," lanjut Courell menguraikan sikap resmi dari pihak federasi.
Melalui unggahan resmi di media sosial Instagram, Bazunu menyampaikan alasan mendasar di balik keputusan besarnya untuk menepi dari skuad tim nasional. Sang penjaga gawang menegaskan bahwa tindakan tersebut murni dilandasi oleh prinsip serta keyakinan pribadinya mengenai nilai-nilai kemanusiaan.
"Saya telah mencapai keputusan yang tidak saya ambil dengan ringan. Saya merasa salah untuk berpartisipasi dalam pertandingan mendatang melawan Israel. Keputusan saya didasarkan murni pada keyakinan pribadi saya bahwa pembunuhan orang-orang tidak berdosa adalah hal yang salah," tulis Gavin Bazunu dalam pernyataan resminya.
Manajer Timnas Irlandia, Heimir Hallgrimsson, turut mengakui bahwa tidak ada satu pun elemen di dalam tim yang merasa nyaman melakoni pertandingan tersebut. Hallgrimsson menegaskan bahwa seluruh staf kepelatihan dan pemain kini berupaya menangani situasi rumit ini dengan cara terbaik.
"Tidak ada yang merasa nyaman memainkan pertandingan-pertandingan ini karena banyak alasan. Kami mencoba mengatasinya dengan cara terbaik yang kami bisa saat ini," tutur Hallgrimsson menguraikan kondisi psikologis anak asuhnya jelang laga.
Sebagai bentuk belasungkawa, para pemain Irlandia bakal mengenakan ban lengan hitam dalam pertandingan melawan Israel sebagai penghormatan bagi seluruh korban yang gugur dalam konflik. Selain itu, FAI mengonfirmasi bahwa seluruh keuntungan dari laga kontra Austria pada 1 Oktober mendatang bakal disumbangkan untuk kegiatan amal.
Artikel Tag: Republik Irlandia, Israel, UEFA Nations League, Gavin Bazunu