Gara-Gara Tak Dikasih Penalti, Sane Berantem dengan Pelatih Union Berlin
Momen Saat Leroy Sane Bersitegang dengan Pelatih Union Berlin (Sumber: Alexander Hassenstein/Getty Images)
Berita Liga Jerman: Kemenangan Bayern Munich atas Union Berlin dengan skor 1-0 di Allianz Arena, Kamis (25/01) dini hari diselimuti oleh kontroversi. Pada laga itu winger andalan Bayern, Leroy Sane, berantem dengan pelatih Union, Nenad Bjelica.
Kejadian bermula ketika Leroy Sane hendak melakukan lemparan ke dalam. Winger internasional Jerman itu coba meminta bola yang dipegang oleh Nenad Bjelica, namun sang pelatih justru tidak memberikan bola tersebut. Aksi itu membuat Sane sempat beradu argumen dengan Bjelica, sebelum kemudian pelatih Union Berlin tersebut tersulut emosi dan menampar wajahnya.
Situasi itu pun membuat kedua kubu sempat bersitegang di lapangan. Wasit yang mengetahui hal tersebut langsung melerai kejadian itu dan memberikan hukuman kartu merah kepada Bjelica.
Setelah pertandingan Nenad Bjelica pun mengakui kesalahannya yang telah menampar wajah Sane. Ia mengaku terpancing emosinya karena beberapa saat sebelum kejadian tersebut wasit tidak memberikan hadiah penalti kepada Union Berlin, meski Konrad Laimer terlihat melakukan pelanggaran terhadap Kevin Behrens di dalam kotak terlarang Bayern Munich.
“Dia (Sané) mendorong saya dan kemudian saya bereaksi. Tapi itu tidak bisa diterima, apa yang saya lakukan tidak bisa ditoleransi. Saya memahami kartu merah itu. Saya masih marah dengan adegan di dalam kotak penalti itu,” ucap Bjelica, dikutip dari laman Bavarian Football Works.
Lebih lanjut, Kevin Vogt selaku bek Union juga menyampaikan permintaan maaf atas ulah pelatihnya di laga melawan Bayern. Namun, ia juga menilai bahwa Sane telah memprovokasi Bjelica hingga membuatnya tersulut emosi.
“Pelatih kami tahu bahwa dia tidak bisa melakukan itu, tidak ada dua pendapat. Tapi Sané dengan cerdik memprovokasi hal itu,” kata Vogt.
Artikel Tag: Bayern Munich, Leroy Sane, union berlin, Nenad Bjelica