Frank Martin Buka Peluang Pertarungan Ulang Melawan Nahir Albright
Frank Martin, Nahir Albright, Keyshawn Davis
Petinju kelas ringan junior asal Amerika Serikat, Frank Martin, menyatakan minatnya untuk kembali menghadapi Nahir Albright setelah keduanya bermain imbang dalam pertarungan sengit akhir pekan lalu.
Laga yang berlangsung di T-Mobile Arena, Las Vegas, itu berakhir tanpa pemenang setelah ketiga juri memberikan skor identik 95-95 usai 10 ronde pertarungan.
Hasil tersebut jelas bukan yang diharapkan Frank Martin, yang sebelumnya berjanji akan menuntaskan duel dengan kemenangan KO.
Sejak bel pembuka berbunyi, Martin langsung mengambil inisiatif serangan. Namun Albright tampil lebih tangguh dari perkiraan.
Gaya bertarungnya yang canggung namun efektif membuat Martin kesulitan menemukan ritme terbaiknya.
“Saya seharusnya bisa tampil jauh lebih baik,” ujar Martin dalam konferensi pers seusai laga. “Ada beberapa peluang yang tidak saya manfaatkan. Dia petinju yang awkward tapi bagus. Kuat, pergerakannya sulit dibaca. Sekarang saya paham kenapa dia selalu merepotkan lawan-lawannya. Pukulannya juga cukup keras.”
Hasil imbang ini membuat rekor Martin menjadi 19-1-1 (13 KO).
Ia mengaku bersyukur tidak menelan kekalahan kedua dalam kariernya, tetapi tetap kecewa karena merasa belum menunjukkan performa maksimal.
Di sisi lain, Nahir Albright (17-2-1, 7 KO) kembali membuktikan dirinya sebagai ujian berat bagi para petinju papan atas dan prospek muda.
Pada 2023, ia sempat memberi perlawanan sengit kepada Keyshawn Davis dalam laga yang awalnya dimenangkan Davis lewat majority decision sebelum kemudian diubah menjadi no-contest.
Pada 2025, Nahir Albright bahkan mencatat kemenangan penting dengan menyerahkan kekalahan pertama dalam karier Kelvin Davis.
Bagi Frank Martin, hasil ini terasa seperti langkah mundur setelah sebelumnya bangkit dari kekalahan TKO ronde kedelapan dari Gervonta Davis.
Ia sempat memulihkan kepercayaan diri lewat kemenangan KO atas Rances Barthelemy pada 6 Desember 2025.
Divisi 140 pon saat ini dipenuhi banyak nama besar yang berpotensi menjadi lawan berikutnya bagi Martin.
Namun, petinju 31 tahun itu justru lebih tertarik menyelesaikan urusannya dengan Albright terlebih dahulu.
“Dia memberikan pertarungan yang bagus. Lawan yang tangguh,” kata Martin. “Kalau ada kesempatan untuk bertarung lagi, saya siap untuk rematch. Respek untuk dia.”
Dengan hasil imbang yang menyisakan tanda tanya, peluang duel ulang antara Frank Martin dan Nahir Albright terbuka lebar, terutama jika kedua kubu sepakat bahwa pertarungan pertama belum memberikan jawaban yang jelas tentang siapa yang lebih unggul.
Artikel Tag: Frank Martin