France Football Pastikan Pemilihan Pemenang Ballon d’Or Berlangsung Sportif
Ballon d’Or 2026 (Sumber: UEFA)
Berita Sepakbola: Mantan pemimpin redaksi France Football, Pascal Ferre, memastikan bahwa pemilihan pemenang Ballon d’Or 2026 akan berlangsung secara sportif. Ia mengungkapkan hal itu setelah di media banyak beredar kabar bahwa para voters sering kali bertindak subjektif dalam menentukan pemenang penghargaan bola emas tersebut.
Hal itu terlihat jelas saat Virgil van Dijk yang membantu Liverpool FC meraih juara Liga Champions Eropa musim 2018/19 justru kalah tipis dari Lionel Messi, yang memang telah memiliki nama besar di sepakbola, dalam penghargaan Ballon d’Or 2019. Kemudian, pada penghargaan Ballon d’Or 2013 juga terjadi kejadian serupa, di mana Franck Ribery yang mampu mempersembahkan treble winner bersama Bayern Munich justru hanya berada di urutan ketiga, kalah dari Cristiano Ronaldo yang berada di urutan pertama dan Lionel Messi di urutan kedua.
“Para pemilih tidak naif. Mereka memiliki pengalaman dan penilaian yang dibutuhkan untuk menilai dan mengukur seorang pemain tanpa harus mendengar 10 atau 15 kali bahwa dia adalah yang terbaik. Ketika saya mengatakan bahwa Ballon d'Or dapat hilang di bidang komunikasi, maksud saya adalah ketika seorang pemain menjadi sorotan dengan cara yang canggung dan memberi kesan kepada para pemilih bahwa mereka dipaksa untuk mengambil keputusan,” ucap Pascal Ferre, dalam wawancaranya dengan Le Parisiens.
“Keributan semacam ini yang diatur oleh beberapa orang pada akhirnya dapat mulai mengganggu para pemilih. Karena pada titik itu, manipulasi menjadi cukup jelas,” lanjutnya.
Seperti diketahui, France Football adalah penyelenggara penghargaan individu Ballon d’Or. Pada Ballon d'Or 2026 ini Lamine Yamal dan Harry Kane diyakini akan menjadi kandidat kuat peraih penghargaan bola emas tersebut.
Artikel Tag: France Football