Finn Azaz Buka Suara Mengenai Masa Depannya di Timnas Republik Irlandia
Finn Azaz tegaskan komitmen membela Timnas Republik Irlandia usai diterpa rumor pensiun dari kancah internasional. (Foto: Stephen McCarthy/Sportsfile via Getty Images)
Berita Sepak Bola: Penyerang Southampton, Finn Azaz, menegaskan bahwa dirinya akan terus membela Timnas Republik Irlandia. Pernyataan tersebut sekaligus membantah rumor yang menyebutkan bahwa pemain berusia 26 tahun itu mempertimbangkan untuk pensiun dari panggung internasional.
Azaz memverifikasi komitmennya kepada BBC Radio Solent untuk tetap memperkuat negara yang telah dibelanya sebanyak 16 kali sejak melakoni debut pada tahun 2024. Lahir di Inggris, Azaz memenuhi syarat membela Republik Irlandia melalui garis keturunan sang ayah, sekaligus memiliki kewarganegaraan Israel dari pihak ibunya.
Rumor pensiun Azaz mencuat usai dirinya duduk di bangku cadangan saat Republik Irlandia berhadapan dengan Israel dalam dua laga UEFA Nations League yang diwarnai kontroversi politik. Pertandingan tersebut diwarnai gelombang protes dari kelompok Irish Sport for Palestine terkait konflik di Gaza.
Asosiasi Sepak Bola Republik Irlandia (FAI) tetap memutuskan menggelar pertandingan di tempat netral, di mana para pemain Irlandia mengenakan pita hitam dan menundukkan kepala saat lagu kebangsaan Israel dipumandangkan. Pelatih kepala Irlandia, Heimir Hallgrimsson, mengonfirmasi bahwa situasi tersebut memberikan tekanan mental yang sangat berat bagi Azaz.
"Ini mungkin situasi paling sulit baginya dari kita semua. Dia layak mendapatkan banyak pujian karena berada di dalam skuad dan menunjukkan keinginan untuk menjadi bagian dari tim ini," kata Hallgrimsson usai laga.
Di level klub, Azaz tampil sangat impresif bersama Southampton sejak diboyong dari Middlesbrough pada bursa transfer musim panas lalu. Penyerang serbabisa tersebut telah mengemas 14 gol dan 15 assist dalam 60 penampilan bersama The Saints.
Finn Azaz menegaskan bahwa fokus utamanya saat ini adalah membawa Southampton kembali promosi ke kasta tertinggi Premier League.
"Ini adalah awal yang baik oleh tim, tetapi kami belum sampai di sana. Masih ada ruang untuk mencapai level lain, kami cukup konsisten tetapi tidak pernah bisa langsung sama seperti akhir musim lalu. Aspirasi kami tinggi dan pola pikirnya adalah harus terus menjadi lebih baik," tutur Azaz dalam keterangannya.
Artikel Tag: Republik Irlandia, Southampton