Kanal

Favorit Utama Nelly Korda Tunjukkan Ambisi Besar Jelang U.S. Women's Open

Penulis: Hanif Rusli
03 Jun 2026, 09:40 WIB

Nelly Korda mengaku semakin termotivasi setelah kembali merebut posisi puncak peringkat dunia dan menjalani awal musim yang impresif. (Foto: Golf Digest)

Nelly Korda datang ke U.S. Women's Open 2026 dengan status sebagai pegolf nomor satu dunia sekaligus favorit utama untuk meraih gelar.

Namun bagi bintang Amerika Serikat itu, pencapaian tersebut justru menjadi bahan bakar untuk terus bekerja lebih keras dan menempatkan dirinya dalam persaingan gelar.

Nelly Korda mengaku semakin termotivasi setelah kembali merebut posisi puncak peringkat dunia dan menjalani awal musim yang impresif.

Dari enam turnamen pertamanya pada 2026, ia sukses meraih tiga gelar juara dan tiga kali finis sebagai runner-up.

Prestasi terbesar Korda sejauh ini adalah kemenangan pada Chevron Championship, turnamen major pertama musim ini.

Menjelang U.S. Women's Open yang berlangsung pekan ini di Riviera Country Club, Pacific Palisades, California, pegolf berusia 27 tahun tersebut menegaskan rasa lapar untuk meraih kemenangan belum berkurang sedikit pun.

Menurut Nelly Korda, sensasi berada dalam perebutan gelar pada sembilan hole terakhir sebuah turnamen menjadi alasan utama dirinya terus menikmati proses latihan yang berat.

"Sangat sulit menjelaskannya, tetapi tidak ada yang lebih menyenangkan bagi seseorang yang sangat kompetitif selain berada dalam persaingan pada fase akhir turnamen," ujar Korda kepada wartawan, Selasa waktu setempat.

Ia menggambarkan rutinitas latihan yang dijalaninya hampir setiap hari.

Korda biasanya memulai aktivitas sejak pagi dengan berlatih di lapangan, menjalani sesi kebugaran, melakukan perawatan fisik bersama fisioterapis, lalu mengakhiri hari setelah makan malam.

Pengorbanan waktu bersama keluarga dan teman-teman, menurutnya, terasa sepadan ketika kesempatan bersaing memperebutkan gelar datang kembali.

Performa Nelly Korda musim ini mengingatkan banyak pihak pada dominasinya sepanjang 2024 ketika ia mengoleksi tujuh kemenangan, termasuk gelar major pertamanya di Chevron Championship.

Setelah gagal meraih kemenangan pada 2025, Korda bangkit dengan performa luar biasa pada musim ini dan berhasil merebut kembali posisi nomor satu dunia dari pegolf Thailand, Jeeno Thitikul.

Pada U.S. Women's Open tahun lalu di Erin Hills, Wisconsin, Korda sempat bersaing hingga putaran terakhir sebelum akhirnya harus puas berbagi posisi kedua di belakang juara asal Swedia, Maja Stark.

Hasil tersebut menjadi pencapaian terbaiknya di turnamen tersebut.

Korda mengakui pengalaman nyaris juara itu justru membuatnya semakin termotivasi untuk kembali berada dalam situasi serupa.

Ia menilai musim 2025 menjadi periode yang penuh pelajaran karena sejumlah peluang kemenangan gagal dimanfaatkan akibat detail-detail kecil yang tidak berpihak kepadanya.

Jika mampu menjuarai U.S. Women's Open pekan ini, Nelly Korda akan mengoleksi gelar major keempat sepanjang karier profesionalnya.

Meski dianggap sebagai wajah utama golf putri Amerika Serikat saat ini, Korda menolak label tersebut.

Ia lebih memilih menyoroti perkembangan positif olahraga golf putri yang menurutnya semakin menarik perhatian generasi muda.

Korda mengaku senang melihat semakin banyak anak-anak, terutama para pegolf muda perempuan bersama keluarga mereka, hadir langsung menyaksikan turnamen LPGA.

Menurutnya, pertumbuhan jumlah penonton dalam beberapa tahun terakhir menjadi bukti bahwa golf putri terus berkembang dan memiliki masa depan yang cerah.

Artikel Tag: lpga tour, us women's open, Nelly Korda

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru