Fans Arsenal dan Man City Terancam Denda £1K di Final Carabao
Fans Arsenal dan Man City Terancam Denda £1K di Final Carabao - sumber: (footballlondon)
Berita Arsenal: Hati-hati Fans! Denda Besar Menanti di Wembley Akhir Pekan Ini
Para pendukung Arsenal dan Manchester City diimbau untuk berhati-hati saat ingin menyaksikan laga krusial di final Carabao Cup di Wembley pada hari Minggu. Aturan baru yang mulai berlaku akhir pekan ini mengancam denda besar serta larangan menghadiri pertandingan jika ada yang mencoba masuk ke stadion tanpa tiket resmi.
Pertemuan dua raksasa Premier League ini berlangsung di tengah penerapan hukum baru yang bertujuan mengatasi fenomena "tailgating", di mana suporter tanpa tiket berusaha masuk dengan mengikuti pemegang tiket sah di gerbang stadion. Insiden paling serius terkait hal ini terjadi saat final Euro 2020 antara Inggris dan Italia, di mana ribuan hooligan tanpa tiket memaksa masuk ke Wembley, menciptakan kekacauan besar.
Sebelumnya, tak ada sanksi hukum untuk aksi masuk tanpa tiket. Namun, sekarang tindakan tersebut dianggap sebagai pelanggaran, demi melindungi keselamatan suporter dan petugas pertandingan. Undang-undang baru ini juga melarang masuk dengan tiket palsu atau menyamar sebagai staf stadion, dengan ancaman hukuman berupa Football Banning Order hingga lima tahun dan denda maksimal £1,000 bagi pelanggar.
Menteri Kejahatan dan Kepolisian, Sarah Jones, menegaskan pentingnya keamanan bagi para penggemar di setiap pertandingan. "Kami memberikan alat bagi polisi untuk memastikan kekacauan yang terjadi di Wembley lima tahun lalu tidak terulang kembali. Siapapun yang membahayakan orang lain dengan memaksa masuk ke stadion akan menghadapi konsekuensi serius," tegasnya.
Setelah insiden memalukan di final Euro 2020, Asosiasi Sepak Bola Inggris menugaskan Baroness Louise Casey untuk melakukan tinjauan independen yang merekomendasikan penguatan kerangka hukum untuk mencegah gangguan terkait sepak bola, termasuk tailgating dan masuk secara paksa. Legislatif baru ini diharapkan dapat mencegah terulangnya kejadian serupa saat Inggris dan Irlandia menjadi tuan rumah Euro 2028, yang finalnya kembali digelar di Wembley.
Baroness Casey menekankan bahwa memaksa masuk ke pertandingan tanpa tiket bukanlah tindakan sepele, melainkan membahayakan keselamatan penonton dan staf. "Dengan menjadikan tailgating sebagai pelanggaran pidana, perilaku ini dinyatakan berbahaya dan tidak akan ditoleransi, serta pelakunya akan menghadapi konsekuensi," ujarnya.
Kedua klub telah menerima alokasi tiket masing-masing di bawah 32,000 untuk final hari Minggu, di mana tiket untuk pendukung The Gunners sudah habis terjual.