Kanal

Fabio Quartararo Frustasi di Yamaha, Gabung Honda Belum Tentu Jadi Solusi

Penulis: Abdi Ardiansyah
17 Jul 2026, 09:29 WIB

Fabio Quartararo (Yamaha) dan Luca Marini (Honda)

Berita MotoGP - Keputusan Fabio Quartararo meninggalkan Yamaha untuk bergabung dengan Honda pada MotoGP 2027 diharapkan membuka lembaran baru dalam kariernya. Namun, sejumlah pihak menilai kepindahan itu belum tentu menyelesaikan masalah yang dialami Quartararo.

Fabio Quartararo akan memulai tantangan baru bersama tim pabrikan Honda pada MotoGP 2027, bertepatan dengan era regulasi baru bermesin 850 cc. Kepindahan itu diyakini menjadi upaya pembalap asal Prancis tersebut untuk kembali bersaing memperebutkan gelar juara setelah beberapa musim kesulitan bersama Yamaha.

Selama membela Yamaha, Quartararo kerap mengeluhkan performa YZR M1 yang dianggap tidak lagi mampu bersaing secara konsisten dengan para rival. Namun, bukan hanya soal kecepatan motor yang menjadi sumber kekecewaannya.

Salah satu hal yang paling sering disorot Quartararo adalah lambatnya proses pengembangan komponen baru. Ia beberapa kali menilai peningkatan performa motor membutuhkan waktu terlalu lama sehingga Yamaha kesulitan mengejar perkembangan para pesaing.

Sayangnya, situasi serupa berpotensi kembali ditemuinya saat bergabung dengan Honda.

Pembalap Honda, Luca Marini, mengungkapkan bahwa pabrikan asal Jepang itu memang telah mengalami kemajuan dalam metode kerja selama dua tahun terakhir. Meski demikian, proses pengembangan komponen masih menghadapi tantangan besar, terutama dalam koordinasi dengan para pemasok.

"Mereka berkembang pesat di banyak aspek, terutama dalam metode kerja yang berhasil kami arahkan dalam dua tahun terakhir," ujar Marini kepada Moto.it.

Ia kemudian menjelaskan bahwa budaya kerja di Jepang membuat proses produksi komponen baru sering berjalan lebih lambat dibandingkan harapan tim.

"Namun, bekerja dengan pemasok, khususnya perusahaan Jepang, tidak mudah karena budaya kerjanya berbeda. Honda hanyalah salah satu dari banyak pelanggan mereka sehingga tidak selalu menjadi prioritas. Akibatnya, pembuatan komponen seperti swingarm bisa memakan waktu berbulan-bulan," kata Marini.

Pernyataan tersebut menjadi sinyal bahwa Quartararo mungkin masih harus bersabar ketika menunggu pembaruan teknis di Honda.

Meski demikian, proyek Honda untuk menyambut regulasi baru tetap dipandang menjanjikan. Pabrikan tersebut terus berinvestasi besar dalam pengembangan motor dan merekrut sejumlah tenaga teknis demi mengembalikan kejayaan mereka di MotoGP.

Bagi Fabio Quartararo, tantangan sesungguhnya bukan hanya beradaptasi dengan motor baru, tetapi juga memahami ritme pengembangan yang menjadi ciri khas Honda. Jika proyek tersebut berhasil, perpaduan pengalaman Quartararo dan ambisi Honda berpeluang mengembalikan keduanya ke persaingan papan atas MotoGP.

Artikel Tag: motogp, Honda, yamaha, Fabio Quartararo

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru