☰
Kanal
✕

Pemerintah Afrika Selatan Tanggapi Balapan F1 di Rwanda

Penulis: Juli Tampubolon
07 Okt 2026, 20:45 WIB

Pemerintah Afrika Selatan Tanggapi Balapan F1 di Rwanda - sumber: (racingnews365)

Berita F1 kembali mencuri perhatian dengan kabar bahwa balap grand prix akan kembali ke benua Afrika pada tahun 2030, tepatnya di Rwanda. Situs web RacingNews365 mengungkapkan bahwa sirkuit baru akan dibangun di dekat ibu kota Rwanda, Kigali, untuk menyambut balap bergengsi ini. Ini menandai pertama kalinya balapan F1 kembali ke Afrika sejak terakhir kali diadakan di Sirkuit Kyalami, Afrika Selatan, pada tahun 1993.

Presiden Rwanda, Paul Kagame, telah berupaya keras agar negara ini bisa menjadi tuan rumah balapan F1. Pada tahun 2024, Kigali akan menjadi lokasi penyelenggaraan sidang umum FIA dan acara pemberian hadiah, yang semakin memperkuat ambisi Rwanda. Kagame juga sering hadir dalam berbagai grand prix dan memiliki hubungan baik dengan Presiden FIA, Mohammed Ben Sulayem, serta Stefano Domenicali dari F1.

Sementara itu, upaya untuk membawa kembali F1 ke Afrika Selatan, khususnya di Sirkuit Kyalami, belum membuahkan hasil. Meski diharapkan Kyalami menjadi tuan rumah yang potensial, sirkuit ini belum memenuhi syarat untuk menyelenggarakan balapan F1 karena tidak memiliki status FIA Grade 1.

Menteri Olahraga, Seni, dan Budaya Afrika Selatan, Gayton McKenzie, menyambut baik pencapaian Rwanda tersebut. Dalam unggahan media sosialnya, McKenzie menyampaikan rasa bangganya atas usaha keras Rwanda. Ia juga menyoroti bahwa beberapa negara, seperti Italia, dapat menyelenggarakan lebih dari satu grand prix dalam setahun. McKenzie optimis bahwa Afrika Selatan dapat menjadi tuan rumah F1 bahkan sebelum tahun 2030.

Dalam kalender saat ini, Amerika Serikat menjadi tuan rumah tiga grand prix, yakni di Austin, Miami, dan Las Vegas, yang bergabung pada tahun 2022 dan 2023. Sedangkan Italia selama periode 2021 hingga 2025 menggelar dua grand prix setiap tahunnya, dengan Grand Prix Emilia Romagna di Imola dan Grand Prix Italia di Monza, serta satu kali tambahan balapan di Mugello pada tahun 2020.

Artikel Tag: f1, rwanda

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru