Liam Lawson Diselidiki FIA Usai Insiden Bendera Merah
Liam Lawson Diselidiki FIA Usai Insiden Bendera Merah - sumber: (racingnews365)
Berita F1: Liam Lawson tengah menghadapi investigasi dari pengawas balapan setelah mengalami masalah teknis yang menyebabkan mobilnya berhenti mendadak saat sesi latihan sebelum Grand Prix Kanada akhir pekan ini. Insiden tersebut memicu bendera merah yang dikeluarkan lebih awal.
Hanya 12 menit setelah latihan dimulai di Montreal, Lawson mengalami masalah yang diduga terkait dengan sistem hidraulis, membuat mobilnya terhenti di pintu keluar Tikungan 2. Akibatnya, sesi latihan dihentikan sejenak untuk memulihkan mobilnya secara aman. Pembalap asal Selandia Baru ini kini harus bersiap menghadapi kualifikasi Sprint dengan waktu latihan yang sangat terbatas.
Situasi bisa menjadi lebih buruk bagi Lawson, yang dijadwalkan bertemu dengan para pengawas sebelum sesi berikutnya setelah dirujuk kepada pejabat oleh delegasi teknis FIA, Jo Bauer. Dalam laporan teknis Bauer, disebutkan bahwa saat mobil nomor 30 berhenti di trek selama FP1, para marshal menekan tombol CDS pada pukul 12:41. Namun, ternyata CDS tidak berfungsi sesuai dengan ketentuan F1, Pasal C9.3. Masalah ini kemudian dirujuk untuk dipertimbangkan oleh para pengawas.
CDS, atau sistem pelepasan kopling, adalah elemen penting untuk pemindahan mobil yang aman oleh marshal. Sistem ini memungkinkan mobil yang mengalami kecelakaan atau berhenti untuk melepaskan koplingnya tanpa harus menghidupkan mesin. Pelanggaran ini dianggap serius, dan jika terbukti melanggar Pasal C9.3, Lawson dan tim Racing Bulls dapat dikenakan sanksi.
Menurut Pasal C9.3 dari regulasi teknis, semua mobil harus dilengkapi dengan cara untuk melepaskan kopling minimal selama lima belas menit jika mobil berhenti dengan mesin mati. Sistem ini harus berfungsi sepanjang kompetisi, bahkan jika sistem hidraulik utama, pneumatik, atau listrik pada mobil mengalami kegagalan. Sistem ini juga harus mematikan ERS, sesuai dengan Pasal C5.17.1. Agar pengemudi atau marshal dapat mengaktifkan sistem dalam waktu kurang dari lima detik, tombol yang mengoperasikannya harus:
- Menghadap ke atas dan terbenam di bagian atas Selamat Sel, serta diposisikan sesuai dengan Gambar 10 dari Lampiran C3.
- Dirancang sedemikian rupa sehingga marshal tidak dapat secara tidak sengaja mengaktifkan kembali kopling.
- Ditandai sesuai dengan Gambar 10 dari Lampiran C3.
Dengan demikian, perhatian besar kini tertuju pada langkah selanjutnya yang akan diambil oleh para pengawas dalam menangani insiden ini.
Artikel Tag: Liam Lawson