Lando Norris Berpeluang Raih Gelar Beruntun di McLaren
Lando Norris Berpeluang Raih Gelar Beruntun di McLaren - sumber: (racingnews365)
Berita F1: Lando Norris berada di ambang memasuki daftar eksklusif seiring ia memulai musim mendatang dengan harapan mempertahankan gelarnya. Jika Norris, pembalap asal Inggris berusia 26 tahun ini, berhasil mempertahankan gelar juara dunia 2025 bersama McLaren pada tahun 2026, ia akan menjadi salah satu dari sedikit pembalap yang meraih gelar berturut-turut bersama tim yang berbasis di Woking tersebut.
Dalam sejarah 60 tahun McLaren, hanya ada tiga nama yang berhasil mencapai prestasi ini: Alain Prost, Ayrton Senna, dan Mika Hakkinen. Prestasi Prost pada tahun 1985 dan 1986 memiliki arti penting tersendiri. Saat pembalap Prancis ini meraih gelar kedua berturut-turut di Adelaide tahun 1986, ia menjadi pembalap F1 pertama yang mempertahankan gelar juara sejak Jack Brabham, 26 tahun sebelumnya. Kemenangan pada tahun 1986 tersebut diraih di tengah kekhawatiran konsumsi bahan bakar yang hampir menggagalkan kemenangannya, namun Prost mampu melintasi garis finis hanya 4,2 detik di depan Nelson Piquet.
Senna kemudian mengikuti dengan gelar berturut-turut pada tahun 1990 dan 1991, meskipun masa kejayaannya datang setelah upaya pertahanan yang gagal pada tahun 1989 ketika rekan setimnya, Prost, meraih gelar. Hakkinen melengkapi trio tersebut dengan gelar berturut-turut pada tahun 1998 dan 1999, mendominasi akhir 1990-an bersama kekuatan Mercedes.
Norris memasuki tahun 2026 dengan kesadaran penuh akan kerasnya dunia F1, ditambah lagi dengan perubahan peraturan besar-besaran yang dapat mengganggu tatanan kekuatan saat ini. Namun, momentum McLaren tak terbantahkan, setelah berhasil meraih kejuaraan konstruktor berturut-turut pada 2024 dan 2025. Jika Norris berhasil melewati tahun 2026 dengan sukses, namanya akan terukir sejajar dengan para legenda McLaren.
Max Verstappen Tanggapi Rumor Trik Mesin F1
Artikel Tag: lando norris, alain prost, Ayrton Senna, Mika Hakkinen, Nelson Piquet, McLaren, f1, World Championship, Adelaide