Kanal

Kerja Sama Ford-Red Bull Diuji, Nasib Max Verstappen Dipertaruhkan

Penulis: Abdi Ardiansyah
13 Jan 2026, 21:05 WIB

Max Verstappen

Berita F1: Direktur Ford Performance, Mark Rushbrook, menegaskan bahwa performa Red Bull pada era regulasi baru Formula 1 menjadi fokus utama, di tengah ketidakpastian masa depan Max Verstappen bersama tim asal Milton Keynes tersebut. Meski Verstappen telah memastikan bertahan hingga musim 2026, kelanjutan kariernya setelah itu masih sangat bergantung pada daya saing mobil Red Bull.

Verstappen sebelumnya sempat dikaitkan dengan beberapa tim rival, termasuk Mercedes, seiring perubahan besar regulasi teknis yang akan berlaku mulai 2026. Namun menjelang Grand Prix Hungaria musim lalu, pebalap asal Belanda itu menyatakan komitmennya untuk tetap bersama Red Bull setidaknya hingga awal era baru Formula 1.

Meski begitu, tidak ada jaminan Verstappen akan bertahan lebih lama. Performa Red Bull pada musim 2026 diyakini akan menjadi penentu utama. Jika tim gagal menyediakan paket yang kompetitif, peluang Verstappen untuk mempertimbangkan opsi lain diperkirakan akan terbuka lebar mulai 2027.

Musim 2026 juga menjadi momen bersejarah bagi Red Bull dan Ford. Untuk pertama kalinya, Red Bull akan menggunakan unit daya hasil pengembangan internal melalui Red Bull Powertrains, dengan dukungan teknis penuh dari Ford. Langkah ini membuat Red Bull dan Ford langsung bersaing dengan pabrikan mapan seperti Mercedes, Ferrari, Honda, dan Audi dalam persaingan mesin Formula 1.

Rushbrook menegaskan bahwa tekanan untuk tampil kompetitif sudah menjadi bagian dari dunia balap, terlepas dari siapa pebalap yang membela tim. “Sebagai orang balap, kami tentu selalu ingin menang,” ujarnya kepada Motorsport Italy. “Karena itu, hal terpenting adalah tampil maksimal di lintasan. Kami sadar 2026 akan menjadi tahun yang sulit bagi semua tim karena perubahan regulasi besar.”

Ia menambahkan bahwa keberhasilan proyek Red Bull dan Ford tidak bisa hanya diukur dari satu nama. “Siapa pun pebalapnya, tim harus mampu memberikan performa terbaik,” kata Rushbrook.

Red Bull dan Ford diprediksi menghadapi tekanan besar untuk langsung kompetitif sejak awal era regulasi baru. Awal musim yang buruk berpotensi mengganggu ambisi perebutan gelar juara pebalap maupun konstruktor, sekaligus memengaruhi keputusan Max Verstappen terkait masa depannya.

Namun Rushbrook menegaskan fokus Ford tidak tertuju pada spekulasi tersebut. “Pernyataan saya ini tidak terkait dengan Max,” ujarnya. “Kami ingin turun ke lintasan dengan satu tujuan, yaitu menang.”

Artikel Tag: Max Verstappen, Red Bull, ford, F1 2026

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru