Kecelakaan Mengerikan di Shanghai: Ollie Millroy dan Hartog Menangis Bersama
Kecelakaan Mengerikan di Shanghai: Ollie Millroy dan Hartog Menangis Bersama - sumber: (racingnews365)
Berita F1: Ollie Millroy mengungkapkan detail kecelakaan mengerikan yang membuat Ferrari 296 GT3-nya dilalap api di Sirkuit Internasional Shanghai akhir pekan lalu. Dalam insiden tersebut, ia mengaku merasa hidupnya terancam sebelum pembalap lain, Loek Hartog, berhasil menariknya keluar dari reruntuhan.
Insiden ini terjadi pada hari Sabtu, 5 September, saat balapan Kejuaraan GT China di tikungan tajam di Shanghai. Dua Ferrari bertabrakan dengan kecepatan tinggi setelah bersentuhan dengan BMW, menyebabkan salah satu Ferrari 296 GT3 yang dikemudikan oleh Millroy terbakar hebat. Millroy tidak dapat membebaskan dirinya dari mobil. Hartog, yang mengendarai Porsche, dengan sigap berhenti di samping reruntuhan, berlari ke arah petugas untuk mengambil alat pemadam api, dan menyeret Millroy menjauh dari mobil yang terbakar.
Millroy kemudian dibawa ke rumah sakit, di mana dokter menemukan bahwa ia mengalami lima tulang rusuk patah, tulang selangka patah, tangan dan jari patah, serta paru-paru memar. Dalam sebuah wawancara mendalam dengan RacingNews365, Millroy merenungkan kecelakaan tersebut dan tindakan heroik Hartog.
"Ini adalah perasaan yang aneh, Anda tahu?" ujar Millroy. "Sesuatu yang belum pernah saya alami sebelumnya dan yang saya pikir kebanyakan orang tidak akan pernah mengalaminya sama sekali, berada sedekat itu dengan cedera yang mengubah hidup, luka bakar parah, atau bahkan kematian. Di satu sisi, Anda merasa sangat beruntung, tetapi di sisi lain… Ketika saya menonton kecelakaan itu lagi, Anda juga bisa mengatakan saya sangat sial, karena tidak ada yang bisa saya lakukan."
Millroy menyatakan bahwa selama kejadian, ia tetap sadar, tetapi tidak memiliki ingatan selama 30 detik sebelum kecelakaan atau satu jam setelahnya. Baru ketika Hartog mengunjunginya di rumah sakit, gambaran lengkap terungkap. "Pertama kali saya mendengar bahwa Loek telah menarik saya keluar dari mobil adalah ketika dia datang menemui saya di rumah sakit malam itu," kata Millroy. "Dia mulai menceritakan tentang itu dan kemudian menunjukkan beberapa video. Kami berdua akhirnya menangis. Itu sangat emosional, karena sampai saat itu, saya benar-benar tidak tahu apa yang terjadi."
Kecelakaan tersebut menciptakan ikatan erat antara kedua pembalap, hingga grup chat pun dibuat termasuk orang tua Hartog. Millroy merasa kehadiran Hartog di belakangnya hari itu seperti sudah ditakdirkan. "Momen ini seolah-olah sudah ada dalam dirinya sejak lahir," kata Millroy. "Ini benar-benar ada dalam DNA-nya. Saya merasa sangat beruntung dengan waktu dan situasi yang terjadi, dan bahwa dia kebetulan mengemudi di belakang saya selama balapan."
Millroy berharap kecelakaan ini dapat menjadi pelajaran bagi dunia motorsport. "Saya ingin ini menjadi panggilan bangun bagi semua otoritas, sirkuit, dan staf yang terlibat," katanya. Dia dan Hartog berniat untuk melakukan segala kemungkinan untuk memastikan lebih banyak nyawa dapat diselamatkan dalam situasi serupa. "Itulah keindahan sebenarnya dari cerita ini: apa yang bisa kita capai di masa depan dan bagaimana kita bisa menggunakan situasi ini untuk meningkatkan keselamatan."
Dengan 32 mobil GT bernilai antara satu dan satu setengah juta dolar berlaga di sirkuit Shanghai, Millroy menegaskan bahwa uang tidak boleh diabaikan ketika menyangkut keselamatan di motorsport, terutama di level ini. "Tapi sebenarnya, itu berlaku untuk setiap level. Jadi kami ingin memastikan cerita ini benar-benar membawa perubahan dan membuka mata orang-orang."