Kanal

Isack Hadjar Merasa Beruntung Jadi Rekan Verstappen di Usia Belia

Penulis: Abdi Ardiansyah
02 Jan 2026, 16:15 WIB

Isack Hadjar

Berita F1: Isack Hadjar menilai dirinya sebagai sosok yang sangat beruntung karena pada usia 21 tahun sudah mendapat kesempatan merasakan standar tertinggi di Formula 1. Pebalap asal Prancis Aljazair itu akan menjalani musim 2026 sebagai rekan setim Max Verstappen di Red Bull, sebuah peran yang jarang didapat pebalap seusianya.

Promosi Hadjar datang setelah ia menjalani musim debut yang impresif bersama Racing Bulls. Konsistensinya sepanjang tahun membuat manajemen Red Bull menunjuknya sebagai pengganti Yuki Tsunoda, yang dilepas dari kursi balap reguler. Keputusan tersebut menempatkan Hadjar langsung di lingkungan paling kompetitif di grid, berdampingan dengan juara dunia empat kali.

Dalam wawancara terbatas dengan sejumlah media di akhir musim lalu, Hadjar mengaku masih sulit sepenuhnya mencerna lonjakan besar dalam kariernya. “Sulit untuk benar benar menyadarinya,” ujarnya saat menilai arti menjadi pebalap Red Bull di usia muda. “Bukan hanya soal Red Bull, tetapi soal menjadi rekan Max.”

Ia menambahkan, “Saya sangat bersyukur karena di usia 21 tahun sudah bisa melihat seperti apa level tertinggi di dunia ini. Itu membuat saya merasa sangat beruntung.” Pernyataan tersebut mencerminkan kesadarannya akan besarnya kesempatan sekaligus tantangan yang akan dihadapi.

Meski demikian, ada satu hal yang tidak terlalu dinantikan Hadjar, yakni sorotan media yang jauh lebih besar. Sejak masih bersama Racing Bulls, ia kerap terlihat canggung saat berhadapan dengan media, dan kini intensitas perhatian dipastikan meningkat drastis. Ketika ditanya soal hal tersebut, Hadjar menjawab singkat bahwa hal itu terasa “cukup mengganggu”. Dengan nada bercanda, ia bahkan menyebut ingin “menghilang saja atau memakai topeng” untuk menghindari sorotan.

Hadjar juga mengakui akan merindukan suasana Racing Bulls yang ia gambarkan sebagai tim dengan nuansa kekeluargaan. Menurutnya, lingkungan di Red Bull akan jauh lebih serius. Namun ia menegaskan bahwa fokus utamanya adalah bekerja di lintasan. “Saya punya teman untuk bersenang senang di rumah, ketika di sirkuit saya datang untuk bekerja,” katanya.

Musim perdananya bersama Racing Bulls menjadi fondasi penting. Isack Hadjar mencetak poin dalam 10 balapan dan meraih hasil terbaik berupa podium ketiga di Grand Prix Belanda. Ia menyebut Racing Bulls sebagai tempat ideal untuk memulai karier di Formula 1, terutama karena tim tersebut terbiasa mengembangkan pebalap muda.

Menatap musim barunya bersama Red Bull, Hadjar menegaskan dirinya siap sepenuhnya. “Tentu saja,” ujarnya. “Saya merasa tidak pernah lebih siap dari sekarang. Ini momen yang sempurna.”

Artikel Tag: Isack Hadjar, Red Bull, F1 2026

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru