Kanal

Christian Horner Lompat Telanjang Usai Sejarah Red Bull

Penulis: Juli Tampubolon
28 Mei 2026, 18:21 WIB

Christian Horner Lompat Telanjang Usai Sejarah Red Bull - sumber: (racingnews365)

Berita F1: Grand Prix Monaco 2006 akan selalu menjadi momen istimewa dalam sejarah Red Bull. David Coulthard, pembalap berpengalaman asal Skotlandia yang mempercayai tim baru minuman energi ini, berhasil finis di posisi ketiga, memberikan hasil bersejarah bagi tim di jalanan Monte Carlo.

Ini merupakan podium pertama Coulthard sejak Grand Prix Jepang 2003 di Suzuka, mengakhiri periode tanpa podium yang berlangsung lebih dari dua musim penuh. Jalannya menuju podium terbantu oleh kegagalan hidrolik yang dialami Jarno Trulli di akhir balapan saat membela Toyota, tetapi Red Bull tidak terlalu memusingkan cara hasil tersebut diraih.

Aroma teater semakin terasa pada akhir pekan itu. Red Bull menjalin kerjasama promosi dengan film blockbuster Hollywood Superman Returns, dan Coulthard mengenakan jubah Superman di podium sebagai bagian dari kesepakatan tersebut.

Jubah tersebut sebenarnya merupakan hasil taruhan antara Coulthard dan bos tim, Christian Horner: jika Coulthard berhasil naik podium, dia bisa mengenakan jubah tersebut, namun Horner harus melompat telanjang ke kolam renang di Red Bull Energy Station. "Saya gugup ketika David melaju melewati lapangan, tetapi hasil ini sepadan dengan basahnya," ujar Horner sambil tersenyum setelah balapan. Sesuai janjinya, Horner pun menceburkan diri, menggunakan jubah Coulthard untuk menutupi diri.

Di luar perayaan, hasil ini membawa bobot sejarah yang sesungguhnya. Ini adalah podium pertama bagi Red Bull Racing di Formula 1, momen yang kemudian Horner refleksikan sebagai penentu budaya tim yang penuh semangat. Ini juga menandai podium pertama Ferrari sebagai pemasok mesin pelanggan sejak Grand Prix Amerika Serikat 2003, ketika Sauber meraih prestasi tersebut dengan menjalankan mesin Ferrari yang dibadging sebagai Petronas.

Di depan, Fernando Alonso, yang kini membela Aston Martin, meraih kemenangan pertamanya di Monaco untuk Renault, sementara Juan Pablo Montoya finis kedua untuk McLaren dalam podium terakhir dalam kariernya.

Artikel Tag: Christian Horner, Red Bull Racing

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru