Berita F1: Eks Rekan Setim Rio Haryanto Masuk Rumah Sakit Usai Kecelakaan di Monako
Pascal Wehrlein/Reuters
Liga Olahraga - Mimpi Pascal Wehrlein untuk melanjutkan tren positif yang ia buat di GP Barcelona gagal terwujud di Monako. Pebalap Sauber itu terpaksa mengakhiri balapan lebih awal karena mengalami kecelakaan di Sirkuit Monte Carlo.
Wehrlein menabrak dinding ban dan pagar sirkuit setelah bersenggolan dengan pebalap pengganti McLaren, Jensson Button. Akibat insiden itu, Wehrlein mengalami cedera ringan dan diminta melakukan pemeriksaan intensif di rumah sakit.
"Wehrlein tampil cukup baik di sini dan semua baik-baik saja. Tapi untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, dia akan menjalani pemeriksaan medis dengan pemindaian minggu depan," kata bos Sauber, Monisha Kaltenborn.
Musim ini, Wehrlein sempat absen di dua balapan awal karena mengalami cedera punggung. Untuk menghindari cederanya kambuh lagi, manajemen Sauber akan melakukan pemeriksaan secepatnya untuk memantau kondisi Wehrlein.
Pada saat yang sama Kaltenborn juga mengomentari aksi "ugal-ugalan" Button di tikungan sesudah lorong Monte Carlo. Menurut eks rekan setim Rio Haryanto di tim Manor itu, Button melakukan manuver yang salah dan membahayakan.
"Sulit bagi saya untuk memahami apa yang ada di pikiran Button saat ini. Manuvernya sangat membahayakan. Menurut saya itu tidak pantas dilakukan seorang pebalap hebat seperti dia, apalagi ini di Monako," kata Kaltenborn.
"Saat itu kami tidak langsung membantu Wehrlein karena dia bilang baik-baik saja. Dia ingin cepat-cepat keluar dari mobil karena ia merasa sangat panas saat itu. Hal utama yang harus dilakukana adalah meninggalkan mobil," ujarnya.
Di sisi lain, Button mengakui aksinya di Monako adalah sebuah kesalahan besar. Namun, itu terjadi tanpa disengaja. Ia meminta maaf karena baru saja kembali ke sirkuit setelah absen panjang dari dunia balap formula 1.
Artikel Tag: Sauber, Pascal Wehrlein, gp monako, jensson button