Arvid Lindblad: Debut F1 dengan Kemampuan Adaptasi Cepat
Arvid Lindblad: Debut F1 dengan Kemampuan Adaptasi Cepat - sumber: (racingnews365)
Berita F1 terbaru menghadirkan Arvid Lindblad, rookie Racing Bulls yang menegaskan dirinya sudah terbiasa berada di "ujung tanduk" menjelang kampanye debutnya. Lindblad menjadi satu-satunya pembalap rookie di grid 2026, dengan Red Bull sebagai pengagum berat pembalap asal Inggris ini. Kenaikan Lindblad yang baru berusia 18 tahun di tangga motorsport sangat luar biasa, setelah baru beralih ke single-seaters pada 2022.
Dalam karier juniornya, Lindblad tidak pernah menghabiskan lebih dari satu musim di setiap kategori, dari Formula 4 ke Italian F4, lalu Formula 3, Formula 2, dan kini Formula 1 dalam tahun-tahun berturut-turut. Dibimbing oleh juara dunia Formula E yang sedang berkuasa, Oliver Rowland, Lindblad menunjukkan kemampuan beradaptasi yang cepat dengan kategori baru. Meski belum pernah menghabiskan lebih dari satu musim di kategori single-seater, dia siap memulai dari awal lagi di F1, meski dia mengakui tidak tahu apa yang diharapkan.
"Saya telah naik peringkat cukup cepat," ungkap Lindblad kepada situs resmi F1. "Saya hanya berada di setiap kategori satu tahun, jadi setiap tahun saya terbiasa dilempar ke ujung tanduk. Tentu saja di sisi itu akan membantu [beradaptasi dengan F1] karena saya terbiasa dengan situasi ini. Tetapi di sisi lain, saya belum pernah mengikuti Formula 1, jadi saya tidak tahu apa yang akan datang. Kita perlu melihat dan saya harus berpikiran terbuka serta bekerja keras karena langkah ini akan menjadi yang terbesar yang pernah saya hadapi sejauh ini."
Mentalitas F2 Lindblad untuk Promosi F1
Lindblad dikontrak sebagai pembalap muda Red Bull pada 2021 ketika usianya baru 13 tahun, dengan organisasi Austria tersebut menaruh kepercayaan besar pada pemuda ini. Dalam persiapan menuju F1, Red Bull melibatkan Lindblad dalam berbagai tes TPC (Pengujian Mobil Sebelumnya) dan sesi latihan pertama, baik untuk tim yang berbasis di Milton Keynes maupun Racing Bulls.
Meskipun program yang intens, fokus utama Lindblad tetap pada kampanye F2 perdananya, sadari bahwa harapan terbaiknya untuk promosi ke F1 adalah tampil baik di seri junior. "Saya selalu berpikir bahwa jika saya hanya fokus pada kinerja di F2, itu adalah hal yang akan memberi saya kesempatan terbaik [untuk naik ke F1]," jelas Lindblad. "Jadi itu selalu menjadi fokus saya. Saya percaya bahwa jika saya melakukan segalanya dengan benar dan jika saya tampil baik, kemungkinan akan ada kesempatan. Jadi semua ini – dengan Super Licence dan FP1 – adalah sedikit pendorong kepercayaan diri bahwa saya melakukan hal yang benar, bahwa segala sesuatunya berjalan dengan baik."