Kanal

Alpine Tetap Percaya pada Franco Colapinto Usai Kesulitan di F1 2025

Penulis: Abdi Ardiansyah
07 Jan 2026, 12:07 WIB

Franco Colapinto

Berita F1: Managing Director Alpine, Steve Nielsen, menilai Franco Colapinto masih memerlukan waktu agar bakat alaminya bisa berkembang dan memberikan hasil maksimal di Formula 1. Hal itu disampaikan menjelang musim 2026, yang akan menjadi musim penuh pertama Colapinto sejak awal kalender balapan.

Colapinto pertama kali mencicipi Formula 1 saat menggantikan Logan Sargeant di Williams pada pertengahan musim 2024. Debutnya terbilang menjanjikan. Pebalap berusia 22 tahun itu langsung menembus Q3 dan meraih poin pertamanya pada balapan kedua di Azerbaijan. Ia juga tampil kompetitif di Austin dengan lolos ke SQ3 serta finis sepuluh besar di Grand Prix Amerika Serikat.

Namun, situasi berbeda dihadapi Colapinto ketika ia dipromosikan menjadi pebalap utama Alpine menggantikan Jack Doohan mulai Grand Prix Emilia Romagna 2025. Dalam paruh musim tersebut, Colapinto belum mampu menyumbang poin, seiring performa Alpine yang merosot tajam sepanjang musim.

Alpine menutup musim 2025 di posisi terakhir klasemen konstruktor dengan raihan 22 poin. Kondisi itu dipengaruhi oleh keputusan tim menghentikan pengembangan mobil A525 lebih awal demi fokus pada regulasi baru 2026, sementara rival tetap membawa pembaruan hingga akhir musim.

Steve Nielsen menegaskan bahwa performa Colapinto tidak bisa dilepaskan dari kondisi mobil. Menurutnya, pebalap muda tersebut sempat menunjukkan kecepatan yang sebanding dengan Pierre Gasly, bahkan dalam beberapa balapan tampil lebih kompetitif saat lomba berlangsung.

“Franco adalah pebalap muda yang sedang menjalani proses pembelajaran. Ada momen positif dan ada fase sulit, itu hal yang wajar,” ujar Nielsen. Ia menambahkan bahwa Alpine akan memberikan seluruh dukungan agar Colapinto bisa berkembang dan berkontribusi lebih konsisten.

Nielsen juga menekankan pentingnya memiliki dua pebalap yang mampu mencetak poin secara reguler. Musim lalu, Alpine kesulitan karena hanya satu mobil yang sesekali kompetitif, sementara mobil kedua gagal mendulang angka.

“Kami membutuhkan stabilitas di mobil kedua dan memberi ruang bagi bakatnya untuk matang. Untuk bersaing, sebuah tim harus memiliki dua pebalap yang sama sama produktif,” ucapnya.

Dengan jadwal pramusim penuh dan mobil baru pada 2026, Alpine berharap Franco Colapinto dapat menunjukkan perkembangan signifikan dan menjawab kepercayaan yang diberikan tim.

Artikel Tag: Franco Colapinto, Alpine, F1 2026, Steve Nielsen

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru